2014, Dahlan siapkan tol Cikarang-Tj. Priok
Rabu, 05 Desember 2012 - 11:25 WIB
2014, Dahlan siapkan tol Cikarang-Tj. Priok
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan rencanakan adanya pembangunan jalan tol khusus angkutan barang dari Cikarang langsung menuju ke Tanjung Priok. Menurutnya, proyek ini akan menggunakan konsorsium perusahaan plat merah.
"Kita akan bangun jalan khusus dari Cikarang ke Tanjung Priok, jadi nanti truk-truk besar yang selama ini menyumbat di Halim-Cawang itu tidak begitu lagi," ujar Dahlan di Jakarta, Rabu (5/12/2012).
Dia menjelaskan, pembangunan jalan tol khusus tersebut dilakukan guna meningkatkan mobilitas angkutan barang yang selama ini sering kali menimbulkan masalah kemacetan di Jakarta.
"Kemudian pengusaha yang saat ini hanya bisa menggunakan truknya sehari satu kali nantinya bisa 3-4 kali," jelasnya.
Terkait dana, Dahlan mengaku akan 100 persen mengunakan dana BUMN. Rencananya pembangunannya akan dimulai pada pertengahan tahun depan dan diharapkan akan selesai pada akhir 2014.
Konsorsium perusahaan BUMN yang akan terlibat nantinya antara lain, PT Jasa Marga, PT Kawasan Berikat Nusantara dan PT Pelindo II. "Ini nggak pake tender, dikerjakan sendiri dengan BUMN dan dibiayai sendiri dari BUMN," lanjut Dahlan.
"Kita akan bangun jalan khusus dari Cikarang ke Tanjung Priok, jadi nanti truk-truk besar yang selama ini menyumbat di Halim-Cawang itu tidak begitu lagi," ujar Dahlan di Jakarta, Rabu (5/12/2012).
Dia menjelaskan, pembangunan jalan tol khusus tersebut dilakukan guna meningkatkan mobilitas angkutan barang yang selama ini sering kali menimbulkan masalah kemacetan di Jakarta.
"Kemudian pengusaha yang saat ini hanya bisa menggunakan truknya sehari satu kali nantinya bisa 3-4 kali," jelasnya.
Terkait dana, Dahlan mengaku akan 100 persen mengunakan dana BUMN. Rencananya pembangunannya akan dimulai pada pertengahan tahun depan dan diharapkan akan selesai pada akhir 2014.
Konsorsium perusahaan BUMN yang akan terlibat nantinya antara lain, PT Jasa Marga, PT Kawasan Berikat Nusantara dan PT Pelindo II. "Ini nggak pake tender, dikerjakan sendiri dengan BUMN dan dibiayai sendiri dari BUMN," lanjut Dahlan.
(gpr)
Lihat Juga :