Menperin curiga kenaikan UMP dipolitisasi

Rabu, 05 Desember 2012 - 13:55 WIB
Menperin curiga kenaikan...
Menperin curiga kenaikan UMP dipolitisasi
A A A
Sindonews.com - Menteri Perindustrian MS Hidayat menduga kenaikan Upah Minimum Propinsi (UMP) hingga lebih dari 30 persen pada tahun 2013 mendatang sebagai bagian dari permainan pihak-pihak yang berkepentingan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang.

Hidayat menjelaskan, kenaikan UMP akan mengakibatkan gelombang PHK besar-besaran. Kemudian, para buruh yang menjadi korban PHK ini akan dimanfaatkan pihak-pihak yang mendorong kenaikan UMP untuk dijadikan lumbung suara.

"Menjelang 2014 gelombang PHK akan banyak karena suara buruh itu besar, akan banyak yang mencari simpati," ungkap MS Hidayat dalam Konferensi Pers Rakernas REI di Hotel Pullman, Jakarta, Rabu (5/12/2012).

Menurut dia, situasi konflik antara pengusaha dan buruh yang terjadi saat ini bukan semata-mata permasalahan ekonomi. Ada kepentingan politik yang ikut menciptakan suasana keruh ini. "Ini bukan hanya menyangkut bisnis saja," simpul Hidayat.

Seperti diketahui, pasca ditetapkannya UMP di berbagai daerah, banyak muncul reaksi keras dari pengusaha yang menilai penetapan UMP terlalu tinggi. Bahkan, pengusaha mengancam akan melakukan penutupan usaha akibat tingginya upah dan tidak adanya jaminan keamanan dari pemerintah terkait maraknya demo buruh anarkis.

"Kalau sekarang bukan lock out lagi, tapi tutup saja," tegas Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi kepada Sindonews beberapa waktu lalu.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
23 menit yang lalu
Indonesia Temukan Cadangan...
Indonesia Temukan Cadangan Emas Baru di Papua, Prabowo: Sangat Besar
37 menit yang lalu
Bidik Pasar Triliunan...
Bidik Pasar Triliunan Dolar, OKX Luncurkan Marketplace Berbasis Agen AI
1 jam yang lalu
Cikarang Tumbuh Pesat,...
Cikarang Tumbuh Pesat, Lippoland Luncurkan OAZE Lakeside Homes Hunian Premium
1 jam yang lalu
Booth Kopi Koperasi...
Booth Kopi Koperasi Merah Putih Karanganyar Bidik Pasar Gen Z
2 jam yang lalu
Bahlil Ancam Akan Tinjau...
Bahlil Ancam Akan Tinjau RKAB Penambang yang Menolak Pakai B50
2 jam yang lalu
Infografis
79% Netizen Anggap Kenaikan...
79% Netizen Anggap Kenaikan Utang Negara sebagai Beban
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved