Jumlah pengangguran turun, Wall Street ditutup variatif

Sabtu, 08 Desember 2012 - 11:01 WIB
Jumlah pengangguran...
Jumlah pengangguran turun, Wall Street ditutup variatif
A A A
Sindonews.com - Bursa saham Wall Street pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat akhirnya ditutup bervariasi (mixed). Hal ini didorong turunnya jumlah penggangguran di Amerika Serikat (AS), menurunnya tingkat kepercayaan konsumen dan minimnya kemajuan resolusi jurang fiskal.

Indeks Dow Jones dan S&P menguat tipis, sedangkan Indeks Nasdaq menurun tertekan menurunnya saham sektor teknologi, Apple sebesar 2,6 persen. Sementara data lapangan pekerjaan bulan November diatas perkiraan, membaik menjadi 146 ribu pekerjaan dibanding bulan sebelumnya, dengan tingkat pengangguran di Amerika Serikat (AS) menurun 7,7 persen.

Adapun, indeks sentimen konsumen dari Universitas Michigan pada awal Desember melemah ke level terendah sejak Agustus. Kondisi ini diperparah dengan perdebatan mengenai jurang fiskal, yang mempersempit pergerakan bursa.

"Kami tidak khawatir beberapa bulan lalu karena ada perbaikan pada jumlah lapangan pekerjaan, namun ternyata ada masalah fiskal," kata Bruce McCain, Kepala Strategi Investasi Bank Swasta di Cleveland, Ohio, seperti dikutip Reuters.

"Masih ada kekhawatiran mengenai apa yang akan terjadi di pasar sampai ada resolusi yang lebih jelas," imbuh dia.

Pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 81,09 poin atau 0,62 persen menuju level 13.155,13. Indeks S&P menguat 4,13 poin atau 0,29 persen menjadi 1.418,07. Sedangkan, Indeks Komposit Nasdaq melemah 11,23 poin atau 0,38 persen, ditutup 2.978,04.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
1 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
2 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
2 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
2 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
3 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
3 jam yang lalu
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved