Hatta optimistis RI jaring 20 juta wisman
Senin, 10 Desember 2012 - 11:00 WIB
Hatta optimistis RI jaring 20 juta wisman
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa meyakini bahwa Indonesia akan mampu menjaring 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) sebelum 2025. Keyakinan didasari pada membaiknya sektor pariwisata yang bertumpu pada Pulau Bali sebagai gerbangnya.
Sesuai Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia. (MP3EI), Bali telah ditempatkan salah satu di antara koridor lima yang cukup penting.
“Bali sebagai pintu gerbang utama pariwisata sangat didukung kekuatan budaya masyarakatnya,” kata Hatta di sela acara Hari Bumi di Desa Saba Kecamatan Blahbatuh Gianyar, Bali, akhir pekan kemarin.
Dia meyakini bahwa sebelum 2025, Indonesia akan mampu menjaring 20 juta lebih wisatawan asing jika semua potensi yang ada dijalankan dengan baik dengan pilar utamanya adalah Bali.
Bagi Hatta, kreativitas dan sikap keramahtamahan masyarakat Bali cukup dikenal dunia sehingga wisatawan tak bosan datang berlibur ke Pulau Dewata. "Sahabat saya orang Australia mengatakan pada saya, setahun sekali selalu datang ke Bali bersama anggota keluarganya," ucap Hatta.
Orang Australia itu setiap kali datang ke Bali merasakan keteduhan luar biasa walaupun dahulu pernah terjadi dua tragedi Bom Bali yang menewaskan ratusan warga Australia. Menurut Hatta, warga Australia itu memberi kesaksian bahwa begitu menginjakkan kaki di Bali, dia sudah merasa seperti rumah sendiri karena disambut keindahan alam dan keramahtamahan masyarakatnya.
"Inilah kekuatan Bali, sebagai pintu gerbang pariwisata Indonesia. Kekuatan Bali terletak pada keramahan manusia dan keindahan alamnya yang keduanya bisa dipadukan," imbuhnya.
Hatta menambahkan, setiap wisatawan atau tamu yang datang ditempatkan secara terhormat dan merasakan kenyamanan dan ketenangan. "Jika ke Bali, wisatawan selalu mendapatkan pengalaman yang menyenangkan. Saya hadir di sini bukan saja melihat alam yang indah, namun sudah merasa rumah sendiri," ujarnya.
Jika wisatawan bisa merasakan seperti yang dirasakannya, yakni serasa berada di rumah sendiri, maka Hatta yakin target bahwa jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 20 juta sebelum 2025 bisa tercapai.
Sesuai Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia. (MP3EI), Bali telah ditempatkan salah satu di antara koridor lima yang cukup penting.
“Bali sebagai pintu gerbang utama pariwisata sangat didukung kekuatan budaya masyarakatnya,” kata Hatta di sela acara Hari Bumi di Desa Saba Kecamatan Blahbatuh Gianyar, Bali, akhir pekan kemarin.
Dia meyakini bahwa sebelum 2025, Indonesia akan mampu menjaring 20 juta lebih wisatawan asing jika semua potensi yang ada dijalankan dengan baik dengan pilar utamanya adalah Bali.
Bagi Hatta, kreativitas dan sikap keramahtamahan masyarakat Bali cukup dikenal dunia sehingga wisatawan tak bosan datang berlibur ke Pulau Dewata. "Sahabat saya orang Australia mengatakan pada saya, setahun sekali selalu datang ke Bali bersama anggota keluarganya," ucap Hatta.
Orang Australia itu setiap kali datang ke Bali merasakan keteduhan luar biasa walaupun dahulu pernah terjadi dua tragedi Bom Bali yang menewaskan ratusan warga Australia. Menurut Hatta, warga Australia itu memberi kesaksian bahwa begitu menginjakkan kaki di Bali, dia sudah merasa seperti rumah sendiri karena disambut keindahan alam dan keramahtamahan masyarakatnya.
"Inilah kekuatan Bali, sebagai pintu gerbang pariwisata Indonesia. Kekuatan Bali terletak pada keramahan manusia dan keindahan alamnya yang keduanya bisa dipadukan," imbuhnya.
Hatta menambahkan, setiap wisatawan atau tamu yang datang ditempatkan secara terhormat dan merasakan kenyamanan dan ketenangan. "Jika ke Bali, wisatawan selalu mendapatkan pengalaman yang menyenangkan. Saya hadir di sini bukan saja melihat alam yang indah, namun sudah merasa rumah sendiri," ujarnya.
Jika wisatawan bisa merasakan seperti yang dirasakannya, yakni serasa berada di rumah sendiri, maka Hatta yakin target bahwa jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 20 juta sebelum 2025 bisa tercapai.
(gpr)
Lihat Juga :