Kilang LNG Tangguh Train-2 kembali beroperasi
Senin, 10 Desember 2012 - 14:53 WIB
Kilang LNG Tangguh Train-2 kembali beroperasi
A
A
A
Sindonews.com - Satuan Kerja Sementara Pelaksana Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi (SK Migas) mengumumkan, Kilang LNG Tangguh Train-2 yang shutdown karena “fire-incident” pada 6 November 2012 lalu telah melakukan re-start pada tanggal 5 desember 2012.
"Kilang LNG Tangguh Train-2 sudah mulai berproduksi sejak tanggal 8 Desember jam 05.00 pagi dan sekarang sedang melakukan stabilisasi produksi," ujar Kepala Divisi Humas, Sekuriti dan Formalitas SK Migas, Hadi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (10/12/2012).
Hadi menambahkan, produksi Kilang Tanggung Train-2 akan kembali normal hingga mencapai 3,8 juta ton per tahun dalam waktu dekat.
"Tidak lama lagi, secara bertahap produksi dari kilang Tangguh Train-2 sudah mendekati normal produksi yaitu sesuai dengan kapasitas design produksi 3,8 juta ton per tahun (mtpa)," pungkasnya.
Seperti diketahui, kilang gas alam cair (LNG) train (unit) 2 Tangguh, yang berlokasi di Teluk Bintuni, Papua Barat, berhenti beroperasi disebabkan terjadi kebakaran pada unit refrigerant train 2 kilang tersebut.
Pekan lalu unit 1 Kilang Tangguh sudah selesai turn around dan sedang persiapan untuk kembali beroperasi. Namun ketika unit 1 Kilang Tangguh dalam proses persiapan kembali beroperasi, pada Selasa 6 November 2012, pukul 11.30 WITA, timbul api di unit refrigerant unit 2 Kilang Tangguh.
Kondisi ini menyebabkan unit 2 terpaksa berhenti beroperasi, dan tertundanya pengoperasian kembali unit 1 setelah melalui proses pemeliharaan.
"Kilang LNG Tangguh Train-2 sudah mulai berproduksi sejak tanggal 8 Desember jam 05.00 pagi dan sekarang sedang melakukan stabilisasi produksi," ujar Kepala Divisi Humas, Sekuriti dan Formalitas SK Migas, Hadi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (10/12/2012).
Hadi menambahkan, produksi Kilang Tanggung Train-2 akan kembali normal hingga mencapai 3,8 juta ton per tahun dalam waktu dekat.
"Tidak lama lagi, secara bertahap produksi dari kilang Tangguh Train-2 sudah mendekati normal produksi yaitu sesuai dengan kapasitas design produksi 3,8 juta ton per tahun (mtpa)," pungkasnya.
Seperti diketahui, kilang gas alam cair (LNG) train (unit) 2 Tangguh, yang berlokasi di Teluk Bintuni, Papua Barat, berhenti beroperasi disebabkan terjadi kebakaran pada unit refrigerant train 2 kilang tersebut.
Pekan lalu unit 1 Kilang Tangguh sudah selesai turn around dan sedang persiapan untuk kembali beroperasi. Namun ketika unit 1 Kilang Tangguh dalam proses persiapan kembali beroperasi, pada Selasa 6 November 2012, pukul 11.30 WITA, timbul api di unit refrigerant unit 2 Kilang Tangguh.
Kondisi ini menyebabkan unit 2 terpaksa berhenti beroperasi, dan tertundanya pengoperasian kembali unit 1 setelah melalui proses pemeliharaan.
(gpr)
Lihat Juga :