Kenaikan UMP diyakini tak pengaruhi ekspor produk UKM
Selasa, 11 Desember 2012 - 12:37 WIB
Kenaikan UMP diyakini tak pengaruhi ekspor produk UKM
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) optimistis kenaikan upah minimum yang melebihi 30 persen pada 2013 mendatang tidak akan menurunkan daya saing produk-produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Indonesia di pasar ekspor.
Pasalnya, produk-produk UKM Indonesia bisa diekspor dengan harga yang sangat tinggi sehingga masih bisa menutupi kenaikan biaya upah.
"Kalau lihat dari selisih harga yang dijual di sana dengan biaya produksi yang dipakai oleh UKM tampaknya masih cukup jauh. Masih cukup banyak ruang," jelas Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (11/12/2012).
Disamping itu, Bayu juga membantu peningkatan daya saing UKM Indonesia dengan mendorong perbankan nasional memberikan bantuan pembiayaan untuk ekspor kepada UKM-UKM. "Kita meminta beberapa bank, termasuk Bank Mandiri untuk membiayai kegiatan-kegiatan semacam ini," kata dia.
Selain itu, pihaknya juga berjanji akan terus membuka pasar ekspor baru bagi produk-produk UKM Indonesia. "Kita akan terus mendorong diversifikasi pasar kita untuk produk-produk semacam ini," imbuhnya.
Dengan langkah-langkah itu, Wamendag yakin UKM Indonesia tetap kompetitif di pasaran internasional pada tahun depan. "Ya saya kira itu tadi dengan beberapa langkah seperti itu mudah-mudahan bisa kita dapatkan," pungkas Bayu.
Pasalnya, produk-produk UKM Indonesia bisa diekspor dengan harga yang sangat tinggi sehingga masih bisa menutupi kenaikan biaya upah.
"Kalau lihat dari selisih harga yang dijual di sana dengan biaya produksi yang dipakai oleh UKM tampaknya masih cukup jauh. Masih cukup banyak ruang," jelas Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (11/12/2012).
Disamping itu, Bayu juga membantu peningkatan daya saing UKM Indonesia dengan mendorong perbankan nasional memberikan bantuan pembiayaan untuk ekspor kepada UKM-UKM. "Kita meminta beberapa bank, termasuk Bank Mandiri untuk membiayai kegiatan-kegiatan semacam ini," kata dia.
Selain itu, pihaknya juga berjanji akan terus membuka pasar ekspor baru bagi produk-produk UKM Indonesia. "Kita akan terus mendorong diversifikasi pasar kita untuk produk-produk semacam ini," imbuhnya.
Dengan langkah-langkah itu, Wamendag yakin UKM Indonesia tetap kompetitif di pasaran internasional pada tahun depan. "Ya saya kira itu tadi dengan beberapa langkah seperti itu mudah-mudahan bisa kita dapatkan," pungkas Bayu.
(gpr)
Lihat Juga :