Jamsostek apresiasi 6 perusahaan
Selasa, 11 Desember 2012 - 16:41 WIB
Jamsostek apresiasi 6 perusahaan
A
A
A
Sindonews.com - PT Jamsostek Kanwil Jabar dan Banten memberi penghargaan kepada enam perusahaan serta tiga pemerintah daerah melalui Jamsostek Jabar Award 2012.
Enam perusahaan tersebut adalah PT Yakjin Jaya Sentosa, PT Sinar Grage Jaya, Jamafac, PT Len Industri, PT Karya Yasantara Cakti, dan Perhutani Unit III KPH Garut. Serta tiga pemerintah daerah di Jabar yaitu Kota Bandung. Kabupaten Karawang, serta Kota Cimahi. Mereka dinyatakan sebagai perusahaan paling patuh dan memenuhi kriteria penilaian Jamsostek Jabar Award 2012.
Menurut Kepala Kanwil Jamsostek Jabar Banten Teguh Purwanto, Sembilan perusahaan dan pemerintahan tersebut, dinyatakan paling memenuhi kriteria mendapatkan penghargaan Jamsostek.
Beberapa kriteria yang disyaratkan di antaranya cakupan kepesertaan, ketegasan penegakan aturan UU No 3/1993, upaya mendorong kepesertaan Jamsostek, penerapan K3, ketepatan waktu membayar iuran, serta tertib dalam administrasi iuran.
“Mereka dinyatakan paling memenuhi kriteria penilaian dewan juri yang berasal dari berbagai lembaga pemerintahan dan independen,” jelas Teguh Purwanto di sela-sela penyerahan Jamsostek Jabar Award 2012 di Hotel Horison, Kota Bekasi, Senin (10/12/2012) malam. Menurut dia, program tersebut telah disosialisasikan sejak 15 Maret 2012 lalu.
Diakui Teguh, Jamsostek Jabar Award 2012 baru pertama kali di laksanakan di Jabar dan Indonesia. Program ini bertujuan memberi penghargaan bagi perusahaan dan pemerintah daerah yang telah berupaya dan berkontribusi secara maksimal melaksanakan kepesertaan Jamsostek. Dengan harapan, mereka bisa merangsang perusahaan dan pemerintah daerah lainnya untuk lebih aktif memanfaatkan Jamsostek.
Diketahui, sampai saat ini masih ada ribuan tenaga kerja dan perusahaan yang tidak aktif melaksanakan program Jamsostek. Dari sekitar 23.442 perusahaan, sekitar 13.288 perusahaan dinyatakan tidak akfit melakukan program Jamsostek. Dari sisi jumlah tenaga kerja, tenaga kerja yang tidak aktif mencapai sekitar 6 juta orang dari sekitar 2,7 juta tenaga kerja yang aktif menjadi kepesertaan Jamsostek.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, program Jamsostek Jabar Award 2012 diharapkan mampu merangsang perusahaan dan pemerintah daerah untuk memanfaatkan program Jamsostek semaksimal mungkin. Dengan menjadi peserta Jamsostek, komponen kesehatan, jaminan hari tua, kecelakaan kerja, dan lainnya bisa terjamin.
“Kita tidak tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari. Oleh karenanya, dibutuhkan asuransi untuk mengcover apabila terjadi hal hal yang tidak diinginkan,” kata Ahmad Heryawan. Dengan menjadi peserta Jamsostek, perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya dalam jumlah besar untuk menanggung karyawannya yang sakit. Mereka cukup membayar premi kepada Jamsostek.
Enam perusahaan tersebut adalah PT Yakjin Jaya Sentosa, PT Sinar Grage Jaya, Jamafac, PT Len Industri, PT Karya Yasantara Cakti, dan Perhutani Unit III KPH Garut. Serta tiga pemerintah daerah di Jabar yaitu Kota Bandung. Kabupaten Karawang, serta Kota Cimahi. Mereka dinyatakan sebagai perusahaan paling patuh dan memenuhi kriteria penilaian Jamsostek Jabar Award 2012.
Menurut Kepala Kanwil Jamsostek Jabar Banten Teguh Purwanto, Sembilan perusahaan dan pemerintahan tersebut, dinyatakan paling memenuhi kriteria mendapatkan penghargaan Jamsostek.
Beberapa kriteria yang disyaratkan di antaranya cakupan kepesertaan, ketegasan penegakan aturan UU No 3/1993, upaya mendorong kepesertaan Jamsostek, penerapan K3, ketepatan waktu membayar iuran, serta tertib dalam administrasi iuran.
“Mereka dinyatakan paling memenuhi kriteria penilaian dewan juri yang berasal dari berbagai lembaga pemerintahan dan independen,” jelas Teguh Purwanto di sela-sela penyerahan Jamsostek Jabar Award 2012 di Hotel Horison, Kota Bekasi, Senin (10/12/2012) malam. Menurut dia, program tersebut telah disosialisasikan sejak 15 Maret 2012 lalu.
Diakui Teguh, Jamsostek Jabar Award 2012 baru pertama kali di laksanakan di Jabar dan Indonesia. Program ini bertujuan memberi penghargaan bagi perusahaan dan pemerintah daerah yang telah berupaya dan berkontribusi secara maksimal melaksanakan kepesertaan Jamsostek. Dengan harapan, mereka bisa merangsang perusahaan dan pemerintah daerah lainnya untuk lebih aktif memanfaatkan Jamsostek.
Diketahui, sampai saat ini masih ada ribuan tenaga kerja dan perusahaan yang tidak aktif melaksanakan program Jamsostek. Dari sekitar 23.442 perusahaan, sekitar 13.288 perusahaan dinyatakan tidak akfit melakukan program Jamsostek. Dari sisi jumlah tenaga kerja, tenaga kerja yang tidak aktif mencapai sekitar 6 juta orang dari sekitar 2,7 juta tenaga kerja yang aktif menjadi kepesertaan Jamsostek.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, program Jamsostek Jabar Award 2012 diharapkan mampu merangsang perusahaan dan pemerintah daerah untuk memanfaatkan program Jamsostek semaksimal mungkin. Dengan menjadi peserta Jamsostek, komponen kesehatan, jaminan hari tua, kecelakaan kerja, dan lainnya bisa terjamin.
“Kita tidak tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari. Oleh karenanya, dibutuhkan asuransi untuk mengcover apabila terjadi hal hal yang tidak diinginkan,” kata Ahmad Heryawan. Dengan menjadi peserta Jamsostek, perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya dalam jumlah besar untuk menanggung karyawannya yang sakit. Mereka cukup membayar premi kepada Jamsostek.
(gpr)
Lihat Juga :