Sidomulyo revisi pendapatan 2013 jadi Rp181 M
Selasa, 11 Desember 2012 - 19:44 WIB
Sidomulyo revisi pendapatan 2013 jadi Rp181 M
A
A
A
Sindonews.com - PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) melakukan revisi target pendapatan di tahun 2013 menjadi sebesar Rp181 miliar dari target sebelumnya sebesar Rp115 miliar. Setelah itu Perseroan juga menganggarkan belanja modal (capex) di tahun depan senilai Rp60 miliar dari dana internal Rp35 miliar dan sisanya dari perbankan.
Menurut Direktur Keuangan SDMU kenaikan pada pendapatan tersebut dikarenakan adanya kontrak baru dengan BWP Meruwap yang merupakan kontraktor migas dari Pertamina senilai Rp130 miliar.
"Dengan adanya perolehan kontrak kami dapat merubah target pendapatan sebesar 57 persen atau dari sebelumnya Rp115 miliar dari target sebelumnya," katanya usai paparan publik di BEI Jakarta, Selasa (11/12/2012).
Lebih lanjut menurutnya, perolehan pendapatan tersebut sebanyak 65-70 persen berasal dari industri kimia, sedangkan sisanya 30-35 persen diperoleh dari industri migas.
"Karena saat ini customer kami kebanyakan dari industri kimia, apalgi sekarang kondisi ekonomi Indonesai juga semakin baik, sehingga customernya semakin banyak," jelasnya.
Sementara itu, untuk target laba perseroan pada tahun 2013 sebesar Rp11 miliar dari sebelumnya laba yang diperoleh 2012 sebesar Rp7 miliar. "Adanya penambahan laba perusahaan juga dikarenakan adanya penambahan 30 armada perusahaan," ungkap dia.
Menurut Direktur Keuangan SDMU kenaikan pada pendapatan tersebut dikarenakan adanya kontrak baru dengan BWP Meruwap yang merupakan kontraktor migas dari Pertamina senilai Rp130 miliar.
"Dengan adanya perolehan kontrak kami dapat merubah target pendapatan sebesar 57 persen atau dari sebelumnya Rp115 miliar dari target sebelumnya," katanya usai paparan publik di BEI Jakarta, Selasa (11/12/2012).
Lebih lanjut menurutnya, perolehan pendapatan tersebut sebanyak 65-70 persen berasal dari industri kimia, sedangkan sisanya 30-35 persen diperoleh dari industri migas.
"Karena saat ini customer kami kebanyakan dari industri kimia, apalgi sekarang kondisi ekonomi Indonesai juga semakin baik, sehingga customernya semakin banyak," jelasnya.
Sementara itu, untuk target laba perseroan pada tahun 2013 sebesar Rp11 miliar dari sebelumnya laba yang diperoleh 2012 sebesar Rp7 miliar. "Adanya penambahan laba perusahaan juga dikarenakan adanya penambahan 30 armada perusahaan," ungkap dia.
(gpr)
Lihat Juga :