Saham teknologi topang kenaikan Wall Street
Rabu, 12 Desember 2012 - 09:29 WIB
Saham teknologi topang kenaikan Wall Street
A
A
A
Sindonews.com - Saham-saham di Bursa Wall Street pada perdagangan hari Selasa waktu setempat ditutup naik ditopang kenaikan yang terjadi pada saham-saham sektor teknologi. Indeks S&P ditutup naik pada level tertinggi sejak Pemilihan Presiden (Pilpres).
Sebelumnya Indeks S&P sempat merosot 5,3 persen dalam tujuh bulan pasca Pilpres lantaran kalangan investor khawatir ancaman jurang fiskal, pemangkasan belanja pengeluaran dan kenaikan pajak. Meski pasar menunjukkan pemulihan, namun investor tidak terlalu agresif melakukan transaksi lantaran masih adanya ketidakpastian mengenai perekonomian.
Sementara itu, saham Apple (AAPL.O) berhasil naik 2,2 persen dan berhasil mengangkat Indeks Nasdaq. Sejumlah saham teknologi lain yang menguat, yakni Texas Instruments (TXN.O), naik 4 persen dan Microsoft (MSFT.O), naik 1,4 persen.
Sejumlah saham menguat lantaran adanya berita lanjutan mengenai negosiasi jurang fiskal. Pemimpin Mayoritas Senat AS Harry Reid mengatakan, akan sulit mencapai kesepakatan menyelesaikan jurang fiskal, kenaikan pajak dan pemangkasan pengeluaran sebelum Natal.
Sementara Manajer portofolio dari TEAM Asset Strategy Fund di Harrisburg, Pennsylvania, James Dailey mengatakan, ada ledakan kecemasan mengenai jurang fiskal karena pasar percaya akan hal tersebut. "Anda hanya perlu memiliki orang yang memastikan anda melangkah. Tidak ada yang luar biasa di pasar," kata dia seperti dikutip Reuters, Rabu (12/12/2012).
Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 78,56 poin atau 0,60 persen pada level 13.248,44. Standar and Poor 500 (SPX) positif 9,29 poin atau 0,65 persen pada level 1.427,84. Sedangkan Nasdaq Composite Index (IXIC) juga menguat 35,34 poin atau 1,18 persen pada level 3.022,30.
Sebelumnya Indeks S&P sempat merosot 5,3 persen dalam tujuh bulan pasca Pilpres lantaran kalangan investor khawatir ancaman jurang fiskal, pemangkasan belanja pengeluaran dan kenaikan pajak. Meski pasar menunjukkan pemulihan, namun investor tidak terlalu agresif melakukan transaksi lantaran masih adanya ketidakpastian mengenai perekonomian.
Sementara itu, saham Apple (AAPL.O) berhasil naik 2,2 persen dan berhasil mengangkat Indeks Nasdaq. Sejumlah saham teknologi lain yang menguat, yakni Texas Instruments (TXN.O), naik 4 persen dan Microsoft (MSFT.O), naik 1,4 persen.
Sejumlah saham menguat lantaran adanya berita lanjutan mengenai negosiasi jurang fiskal. Pemimpin Mayoritas Senat AS Harry Reid mengatakan, akan sulit mencapai kesepakatan menyelesaikan jurang fiskal, kenaikan pajak dan pemangkasan pengeluaran sebelum Natal.
Sementara Manajer portofolio dari TEAM Asset Strategy Fund di Harrisburg, Pennsylvania, James Dailey mengatakan, ada ledakan kecemasan mengenai jurang fiskal karena pasar percaya akan hal tersebut. "Anda hanya perlu memiliki orang yang memastikan anda melangkah. Tidak ada yang luar biasa di pasar," kata dia seperti dikutip Reuters, Rabu (12/12/2012).
Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 78,56 poin atau 0,60 persen pada level 13.248,44. Standar and Poor 500 (SPX) positif 9,29 poin atau 0,65 persen pada level 1.427,84. Sedangkan Nasdaq Composite Index (IXIC) juga menguat 35,34 poin atau 1,18 persen pada level 3.022,30.
(rna)
Lihat Juga :