2013, Medco alokasikan capex USD300 juta
Rabu, 12 Desember 2012 - 15:28 WIB
2013, Medco alokasikan capex USD300 juta
A
A
A
Sindonews.com - Guna membiayai aktivitas produksi perseroan, PT Medco Energy Tbk (MEDC) berencana mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) tahun 2013 sebesar USD300 juta.
Direktur Utama MEDC, Lukman Mahfoedz menyatakan, dari angka tersebut sedianya akan digunakan untuk membiayaai proyek pengembangan lapangan gas Donggi Senoro, Blok A di Aceh, dan Blok Libya 47 serta pembiayaan aktivitas eksplorasi.
"Belanja modal tersebut digunakan untuk pengembangan sejumlah proyek perseroan dan eksplorasi di tahun depan," katanya di Energy Tower Jakarta, Rabu (12/12/2012).
Lukman menjelaskan, sumber alokasi belanja modal perseroan tahun depan berasal dari kas internal perusahaan, pinjaman perbankan dan pembiayaan lainnya. "Ini masih ada dari kas internal, ada juga dari pinjaman Bank," imbuhnya.
Sementara guna meningkatkan produksinya, perseroan berencana mengakuisisi blok minyak dan gas di Yaman. Blok tersebut diproyeksikan masih memiliki cadangan minyak hingga 58,6 juta barel.
"Kita akan akuisisi sebesar 25 persen, Blok 9 di Yaman," ujar Lukman. Langkah akuisisi ini, menurut Lukman, sebagai salah satu langkah strategis perseroan untuk mendukung produksi di tahun depan. Hal ini didasarkan hasil penelitian yang menyebutkan potensi cadangan minyak yang tersedia di blok tersebut masih cukup banyak.
Direktur Utama MEDC, Lukman Mahfoedz menyatakan, dari angka tersebut sedianya akan digunakan untuk membiayaai proyek pengembangan lapangan gas Donggi Senoro, Blok A di Aceh, dan Blok Libya 47 serta pembiayaan aktivitas eksplorasi.
"Belanja modal tersebut digunakan untuk pengembangan sejumlah proyek perseroan dan eksplorasi di tahun depan," katanya di Energy Tower Jakarta, Rabu (12/12/2012).
Lukman menjelaskan, sumber alokasi belanja modal perseroan tahun depan berasal dari kas internal perusahaan, pinjaman perbankan dan pembiayaan lainnya. "Ini masih ada dari kas internal, ada juga dari pinjaman Bank," imbuhnya.
Sementara guna meningkatkan produksinya, perseroan berencana mengakuisisi blok minyak dan gas di Yaman. Blok tersebut diproyeksikan masih memiliki cadangan minyak hingga 58,6 juta barel.
"Kita akan akuisisi sebesar 25 persen, Blok 9 di Yaman," ujar Lukman. Langkah akuisisi ini, menurut Lukman, sebagai salah satu langkah strategis perseroan untuk mendukung produksi di tahun depan. Hal ini didasarkan hasil penelitian yang menyebutkan potensi cadangan minyak yang tersedia di blok tersebut masih cukup banyak.
(rna)
Lihat Juga :