Transaksi pengadaan barang dan Jasa elektonik Rp142 T

Rabu, 12 Desember 2012 - 17:30 WIB
Transaksi pengadaan...
Transaksi pengadaan barang dan Jasa elektonik Rp142 T
A A A
Sindonews.com - Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) menyatakan, realisasi transaksi pengadaan barang dan jasa dengan menggunakan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) telah mencapai Rp142 triliun hingga akhir November 2012.

Kepala LKPP Agus Raharjo mengatakan, untuk realisasi proses lelang telah tercatat sebesar Rp111 triliun dari nilai kontrak sekitar Rp99 triliun. Dari proses pengadaan secara eloktronik ini telah terjadi penghematan anggaran sekitar 11 persen atau sebesar Rp12,4 triliun dalam setahun.

"Untuk itu, kami bertekad mendorong 100 persen pengadaan barang dan jasa pemerintah secara elektronik yang lebih terbuka. Jika seluruh pengadaan barang jasa pemerintah yang nilainya sekitar Rp500 triliun dilakukan secara elektronik akan terjadi penghematan keuangan negara tidak kurang dari Rp55 triliun setiap tahunnya," kata Agus dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (12/12/2012).

Dia menambahkan, pihaknya berupaya meningkatkan transaksi pengadaan barang dan jasa dengan mematangkan implementasi SPSE. Saat ini, jumlah Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) di seluruh daerah mencapai 520 unit dengan nilai transaksi diharapkan meningkat menjadi Rp135 triliun pada tahun ini dari sebelumnya hanya Rp54 triliun pada tahun 2011.

Berdasarkan data LKPP per akhir Oktober, realisasi transaksi dengan LPSE baru mencapai Rp98,009 triliun atau sekitar 73 persen dari kegiatan lelang pengadaan barang dan jasa nasional. Adapun jumlah proyek yang sudah dilelang sendiri mencapai 65.380 paket, dari total 84.513 paket kegiatan yang dilaksanakan selama 2012.

Meskipun demikian, lanjutnya, pengguna sistem pengadaan barang dan jasa secara elektronik masih terbatas, yakni hanya 187.000 dari 3 juta badan usaha yang ada. Bahkan, kata dia, dari badan usaha yang terverifikasi mengikuti pengadaan barang dan jasa secara eloktronik, ada yang berniat mengakali sistem pengadaan elektronik.

“Misalnya bandwith yang dikecilkan atau banyaknya penawaran yang datangnya dari satu alamat," papar Agus.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hore! UMKM Kecipratan...
Hore! UMKM Kecipratan Jatah Pasok Barang dan Jasa ke Pemerintah
Kepala LKPP: Baru 64...
Kepala LKPP: Baru 64 dari 546 Pemda yang Punya Unit Kerja Pengadaan Proaktif
Soal Pengadaan, Ganjar...
Soal Pengadaan, Ganjar Minta Pemda di Jateng Negosiasi dengan Penyedia Barang dan Jasa
Era Baru Pengadaan Barang...
Era Baru Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah dengan Katalog Elektronik V6
Saatnya Pengadaan Barang...
Saatnya Pengadaan Barang dan Jasa Tak Melulu Memikirkan Cuan
Jembatani Pemda dan...
Jembatani Pemda dan Perusahaan dalam Proses PBJ, Apkasi Jadikan APN Ajang Tahunan
Berita Terkini
Mengenang Rachmat Gobel,...
Mengenang Rachmat Gobel, Zulkifli Hasan: Indonesia Kehilangan Sosok Pejuang
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Berkilau...
Harga Emas Antam Berkilau Sambut Akhir Pekan, Naik Rp17 Ribu jadi Rp2.650.000/Gram
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Naik ke 5.936, Transaksi Awal Cetak Rp629 M
3 jam yang lalu
Daftar 7 Negara OPEC+...
Daftar 7 Negara OPEC+ yang Buka Keran Minyak, Intip Angkanya
4 jam yang lalu
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
5 jam yang lalu
Kapal Tanker Pertamina...
Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Komitmen Jaga Pasokan Energi Nasional
14 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved