SIA lepas saham Virgin Atlantic ke Delta Air Lines
Kamis, 13 Desember 2012 - 13:38 WIB
SIA lepas saham Virgin Atlantic ke Delta Air Lines
A
A
A
Sindonews.com - Maskapai penerbangan Singapore Airlines (SIA) telah menyetujui penjualan kepemilikan sahamnya sebesar 49 persen di maskapai penerbangan Virgin Atlantic ke Delta Air Lines.
Singapore Airlines Public Relations Department Glory Henriette mengatakan, berdasarkan perjanjian tersebut, Delta Air Lines akan melakukan pembayaran sebesar USD360 juta secara tunai untuk membeli seluruh saham kepemilikan Singapore Airlines di grup maskapai penerbangan asal Inggris tersebut.
"Perjanjian tersebut masih akan bergantung pada persetujuan otoritas di Eropa dan Amerika Serikat. Setelah pembelian saham tersebut disetujui, transaksi diperkirakan akan sepenuhnya terealisasi pada kuartal ke-empat tahun 2013," kata Glory dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (13/12/2012).
Singapore Airlines membeli 49 persen saham Virgin Atlantic pada bulan Maret 2000. Maskapai tersebut telah melakukan evaluasi opsi strategis terhadap kepemilikan saham tersebut untuk beberapa waktu karena investasi tidak berjalan seperti yang diharapan dan sinergi antara kedua belah pihak, yang pada awalnya diharapkan dapat berjalan ternyata belum terwujud.
Dicapainya persetujuan penjualan ini nantinya akan menghasilkan keuntungan bagi Singapore Airlines. Perjanjian kerja sama komersil antara Singapore Airlines dan Virgin Atlantic, yang mencakup codeshare, program frequent-flyer dan manfaat akses lounge resiprokal akan tetap berlaku setelah dilakukannya divestasi.
Singapore Airlines Public Relations Department Glory Henriette mengatakan, berdasarkan perjanjian tersebut, Delta Air Lines akan melakukan pembayaran sebesar USD360 juta secara tunai untuk membeli seluruh saham kepemilikan Singapore Airlines di grup maskapai penerbangan asal Inggris tersebut.
"Perjanjian tersebut masih akan bergantung pada persetujuan otoritas di Eropa dan Amerika Serikat. Setelah pembelian saham tersebut disetujui, transaksi diperkirakan akan sepenuhnya terealisasi pada kuartal ke-empat tahun 2013," kata Glory dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (13/12/2012).
Singapore Airlines membeli 49 persen saham Virgin Atlantic pada bulan Maret 2000. Maskapai tersebut telah melakukan evaluasi opsi strategis terhadap kepemilikan saham tersebut untuk beberapa waktu karena investasi tidak berjalan seperti yang diharapan dan sinergi antara kedua belah pihak, yang pada awalnya diharapkan dapat berjalan ternyata belum terwujud.
Dicapainya persetujuan penjualan ini nantinya akan menghasilkan keuntungan bagi Singapore Airlines. Perjanjian kerja sama komersil antara Singapore Airlines dan Virgin Atlantic, yang mencakup codeshare, program frequent-flyer dan manfaat akses lounge resiprokal akan tetap berlaku setelah dilakukannya divestasi.
(rna)
Lihat Juga :