Apmiso: Daging mahal, semangkuk bakso tetap Rp7 ribu
Kamis, 13 Desember 2012 - 13:53 WIB
Apmiso: Daging mahal, semangkuk bakso tetap Rp7 ribu
A
A
A
Sindonews.com - Asosiasi Pengusaha Mie dan Bakso (Apmiso) mengaku enggan menaikkan harga jual bakso meskipun saat ini harga daging sapi telah melambung hingga Rp90 ribu per kg.
"Sulit kami menaikkan, umumnya kan harga jual bakso Rp7 ribu," kata Ketua Umum Apmiso Trisetyo Budiman kepada Sindonews di Jakarta, Kamis (13/12/2012).
Budiman mengungkapkan, para pedagang bakso memiliki cara khusus untuk menyiasati mahalnya daging sapi yang merupakan bahan baku utama bakso, yaitu dengan mencampur daging sapi, ayam, dan tetelan untuk membuat bakso. "Ini disiasati dicampur dengan komposisi ayam dan tetelan," jelas dia.
Dengan cara ini, harga bakso tetap terjaga di kisaran Rp7 ribu. Namun, pihaknya tetap ingin agar masalah pasokan daging sapi ini segera dipecahkan.
Pasalnya, siasat mencampur daging sapi dengan daging ayam dan tetelan ini mengurangi kualitas bakso. Dalam jangka panjang, hal ini bisa mengurangi minat masyarakat mengkonsumsi bakso. "Tapi ini kan nggak bisa lama-lama," pungkas Budiman.
"Sulit kami menaikkan, umumnya kan harga jual bakso Rp7 ribu," kata Ketua Umum Apmiso Trisetyo Budiman kepada Sindonews di Jakarta, Kamis (13/12/2012).
Budiman mengungkapkan, para pedagang bakso memiliki cara khusus untuk menyiasati mahalnya daging sapi yang merupakan bahan baku utama bakso, yaitu dengan mencampur daging sapi, ayam, dan tetelan untuk membuat bakso. "Ini disiasati dicampur dengan komposisi ayam dan tetelan," jelas dia.
Dengan cara ini, harga bakso tetap terjaga di kisaran Rp7 ribu. Namun, pihaknya tetap ingin agar masalah pasokan daging sapi ini segera dipecahkan.
Pasalnya, siasat mencampur daging sapi dengan daging ayam dan tetelan ini mengurangi kualitas bakso. Dalam jangka panjang, hal ini bisa mengurangi minat masyarakat mengkonsumsi bakso. "Tapi ini kan nggak bisa lama-lama," pungkas Budiman.
(gpr)
Lihat Juga :