2013, ENRG targetkan produksi 60 ribu BOEPD
Kamis, 13 Desember 2012 - 16:37 WIB
2013, ENRG targetkan produksi 60 ribu BOEPD
A
A
A
Sindonews.com - Dengan mulai beroperasinya blok gas Kangean secara penuh, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) optimistis mampu mencapai target produksi minyak dan gas sebesar 60 ribu barel minyak ekuivalen per hari (barel oil ekuivalen per day/BOEPD) pada tahun 2013.
"Target kalau tahun depan kita optimis 60 ribu BOEPD," ujar Direktur Utama ENRG, Imam P Agustino di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/12/2012).
Angka tersebut tumbuh sebesar 76,47 persen dibanding target produksi tahun 2012, yang hanya sebesar 34 ribu BOEPD. Optimisme tersebut, kata Imam, dikontribusi dari produksi gas di blok Kangean yang sudah mulai beroperasi secara penuh.
"Kalau tahun ini kan Kangean baru produksi 6,1 ribu BOEPD. Kenapa kecil? Karena baru mulai operasi penuh bulan Agustus 2012. Nah, tahun depan kita sudah bisa full produksi," tambah dia.
Lebih lanjut dia menjelaskan, selain dari blok Kangean, produksi minyak dan gas (migas) perseroan juga akan ditopang dari tiga blok migas utama yang dikelola perseroan, meliputi Blok Kangean, ONWJ dan Bentu.
"Yang paling besar itu dari Kangean, bisa sekitar 40 persen (dari total target produksi)," tandasnya.
"Target kalau tahun depan kita optimis 60 ribu BOEPD," ujar Direktur Utama ENRG, Imam P Agustino di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/12/2012).
Angka tersebut tumbuh sebesar 76,47 persen dibanding target produksi tahun 2012, yang hanya sebesar 34 ribu BOEPD. Optimisme tersebut, kata Imam, dikontribusi dari produksi gas di blok Kangean yang sudah mulai beroperasi secara penuh.
"Kalau tahun ini kan Kangean baru produksi 6,1 ribu BOEPD. Kenapa kecil? Karena baru mulai operasi penuh bulan Agustus 2012. Nah, tahun depan kita sudah bisa full produksi," tambah dia.
Lebih lanjut dia menjelaskan, selain dari blok Kangean, produksi minyak dan gas (migas) perseroan juga akan ditopang dari tiga blok migas utama yang dikelola perseroan, meliputi Blok Kangean, ONWJ dan Bentu.
"Yang paling besar itu dari Kangean, bisa sekitar 40 persen (dari total target produksi)," tandasnya.
(rna)
Lihat Juga :