3 fraksi tolak IPO Semen Baturaja
Jum'at, 14 Desember 2012 - 08:55 WIB
3 fraksi tolak IPO Semen Baturaja
A
A
A
Sindonews.com - Anggota Komisi XI DPR Zulkifliemansyah mengungkapkan, ada tiga fraksi yang enggan menyetujui rencana penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) PT Semen Baturaja, sehingga Komisi XI belum bisa mengizinkan badan usaha milik negara (BUMN) sektor semen itu untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Ketiga fraksi tersebut, yakni Golkar, PPP dan Gerindra. Adapun, kelima fraksi lainnya, seperti Demokrat, PKB, PAN, PDIP, dan PKS menyetujui rencana IPO Semen Baturaja, namun dengan berbagai catatan.
"Yang setuju itu lima fraksi, tapi semua ada catatan. Yang belum menyetujui, itu Golkar, PPP, dan Gerindra," jelas Zulkifliemansyah ditemui usai rapat kerja (raker) Komisi XI dengan Menteri BUMN dan Menteri Keuangan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/12/2012) malam.
Sebelumnya, Komisi XI DPR menyatakan belum bisa memutuskan IPO Semen Baturaja karena belum tercapai kesepakatan diantara berbagai fraksi yang ada. "Komisi XI DPR RI belum bisa mengambil keputusan dikarenakan terdapat perbedaan pandangan antar Fraksi," ujar dia.
Masalah pribadi antara Menteri BUMN Dahlan Iskan dan sejumlah anggota Komisi XI DPR ikut mempengaruhi keputusan ini. "Banyak hal-hal yang di luar masalah ini, ya emosi, masalah pemerasan BUMN, dan sebagainya," kata Zulkifliemansyah.
Sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan menyatakan PT Semen Baturaja siap IPO dengan melepas 20 persen saham pada Februari 2013. Hal ini karena telah mendapat persetujuan Komisi VI DPR RI.
IPO tersebut perlu dilakukan lantaran dana segar dari pencatatan saham perdana perseroan akan digunakan untuk pembangunan pabrik pupuk berkapasitas 1,5 juta ton. Rencananya, pabrik tersebut akan dibangun pada semester I tahun depan dan diproyeksikan rampung pada 2015 mendatang.
Selesainya pabrik yang akan dibangun diluar Jawa ini akan menambah kapasitas perseroan menjadi 3,5 juta ton dari kapasitas saat ini 2,5 juta ton.
Ketiga fraksi tersebut, yakni Golkar, PPP dan Gerindra. Adapun, kelima fraksi lainnya, seperti Demokrat, PKB, PAN, PDIP, dan PKS menyetujui rencana IPO Semen Baturaja, namun dengan berbagai catatan.
"Yang setuju itu lima fraksi, tapi semua ada catatan. Yang belum menyetujui, itu Golkar, PPP, dan Gerindra," jelas Zulkifliemansyah ditemui usai rapat kerja (raker) Komisi XI dengan Menteri BUMN dan Menteri Keuangan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/12/2012) malam.
Sebelumnya, Komisi XI DPR menyatakan belum bisa memutuskan IPO Semen Baturaja karena belum tercapai kesepakatan diantara berbagai fraksi yang ada. "Komisi XI DPR RI belum bisa mengambil keputusan dikarenakan terdapat perbedaan pandangan antar Fraksi," ujar dia.
Masalah pribadi antara Menteri BUMN Dahlan Iskan dan sejumlah anggota Komisi XI DPR ikut mempengaruhi keputusan ini. "Banyak hal-hal yang di luar masalah ini, ya emosi, masalah pemerasan BUMN, dan sebagainya," kata Zulkifliemansyah.
Sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan menyatakan PT Semen Baturaja siap IPO dengan melepas 20 persen saham pada Februari 2013. Hal ini karena telah mendapat persetujuan Komisi VI DPR RI.
IPO tersebut perlu dilakukan lantaran dana segar dari pencatatan saham perdana perseroan akan digunakan untuk pembangunan pabrik pupuk berkapasitas 1,5 juta ton. Rencananya, pabrik tersebut akan dibangun pada semester I tahun depan dan diproyeksikan rampung pada 2015 mendatang.
Selesainya pabrik yang akan dibangun diluar Jawa ini akan menambah kapasitas perseroan menjadi 3,5 juta ton dari kapasitas saat ini 2,5 juta ton.
(rna)
Lihat Juga :