Masa reses, DPR buka peluang pembahasan lanjutan
Jum'at, 14 Desember 2012 - 09:17 WIB
Masa reses, DPR buka peluang pembahasan lanjutan
A
A
A
Sindonews.com - Komisi XI DPR masih membuka kemungkinan pembahasan lanjutan rencana penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) PT Semen Baturaja meski mulai hari ini, DPR telah memasuki masa reses. Diusahakan, rencana IPO badan usaha milik negara (BUMN) sektor semen tersebut dibahas kembali dalam masa reses.
"Sedang diusahakan kita bertemu lagi besok atau masa reses, nanti kita lihat lagi," ucap anggota Komisi XI DPR Zulkifliemansyah setelah rapat kerja (raker) Komisi XI dengan Menteri BUMN dan Menteri Keuangan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/12/2012) malam.
Zulkifliemansyah menambahkan, sebenarnya pihaknya ingin pembahasan IPO Semen Baturaja bisa selesai dalam raker Komisi XI kemarin malam. "Memang tadi kita ingin keputusannya cepat," sambungnya.
Namun, pemberian persetujuan IPO bagi Semen Baturaja ini masih terhambat lantara tiga fraksi tidak menyetujui rencana tersebut. "Yang setuju itu lima fraksi, tapi semua ada catatan. Yang belum menyetujui, itu Golkar, PPP, dan Gerindra," ungkap dia.
Sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan menyatakan, PT Semen Baturaja siap IPO dengan melepas 20 persen saham pada Februari 2013. Hal ini karena telah mendapat persetujuan Komisi VI DPR RI.
IPO tersebut perlu dilakukan lantaran dana segar dari pencatatan saham perdana perseroan akan digunakan untuk pembangunan pabrik pupuk berkapasitas 1,5 juta ton. Rencananya, pabrik tersebut akan dibangun pada semester I tahun depan dan diproyeksikan rampung pada 2015 mendatang. Selesainya pabrik yang akan dibangun diluar Jawa ini akan menambah kapasitas perseroan menjadi 3,5 juta ton.
"Sedang diusahakan kita bertemu lagi besok atau masa reses, nanti kita lihat lagi," ucap anggota Komisi XI DPR Zulkifliemansyah setelah rapat kerja (raker) Komisi XI dengan Menteri BUMN dan Menteri Keuangan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/12/2012) malam.
Zulkifliemansyah menambahkan, sebenarnya pihaknya ingin pembahasan IPO Semen Baturaja bisa selesai dalam raker Komisi XI kemarin malam. "Memang tadi kita ingin keputusannya cepat," sambungnya.
Namun, pemberian persetujuan IPO bagi Semen Baturaja ini masih terhambat lantara tiga fraksi tidak menyetujui rencana tersebut. "Yang setuju itu lima fraksi, tapi semua ada catatan. Yang belum menyetujui, itu Golkar, PPP, dan Gerindra," ungkap dia.
Sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan menyatakan, PT Semen Baturaja siap IPO dengan melepas 20 persen saham pada Februari 2013. Hal ini karena telah mendapat persetujuan Komisi VI DPR RI.
IPO tersebut perlu dilakukan lantaran dana segar dari pencatatan saham perdana perseroan akan digunakan untuk pembangunan pabrik pupuk berkapasitas 1,5 juta ton. Rencananya, pabrik tersebut akan dibangun pada semester I tahun depan dan diproyeksikan rampung pada 2015 mendatang. Selesainya pabrik yang akan dibangun diluar Jawa ini akan menambah kapasitas perseroan menjadi 3,5 juta ton.
(rna)
Lihat Juga :