Akhir pekan, IHSG didera aksi profit taking
Jum'at, 14 Desember 2012 - 10:05 WIB
Akhir pekan, IHSG didera aksi profit taking
A
A
A
Sindonews.com - Menutup pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka langsung melemah akibat aksi profit taking dari investor.
IHSG, pada awal perdagangan Jumat (14/12/2012) melemah 8,82 poin atau 0,16 persen ke 4.313,37. LQ45 turun 1,99 poin atau 0,3 persen ke 736,71, indeks IDX30 merosot 0,86 poin atau 0,2 persen ke 372,81, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) melemah 1,68 poin atau 0,3 persen ke 592,15.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp269,413 miliar dari 284,004 juta lembar saham diperdagangkan. Selain itu, investor asing tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp16,130 miliar. Sebanyak 53 saham menguat, 60 saham melemah, dan 80 saham bergerak stagnan.
Sektor pendukung pergerakan IHSG terpantau bergerak melemah. Dengan sektor infrastruktur memimpin penurunan sebesar 9,14 poin atau 1 persen. Sementara Sektor manufaktur, konsumsi, tambang dan aneka industri mampu menguat tipis.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp950 ke Rp21.300, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp350 ke Rp19.500, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp250 ke Rp41.950.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT United Tractor Tbk (UNTR) turun Rp400 menjadi Rp19.100, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp200 menjadi Rp19.000, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) turun Rp200 menjadi Rp8.950.
Sementara bursa Asia terpantau bergerak menguat. Hang Seng menguat 98,79 poin atau 0,44 persen, indeks Shanghai menguat 38,95 poin atau 1,89 persen, dan indeks Strait times naik tipis 2,18 poin, sementara Nikkei merosot 20,62 poin atau 0,21 persen.
IHSG, pada awal perdagangan Jumat (14/12/2012) melemah 8,82 poin atau 0,16 persen ke 4.313,37. LQ45 turun 1,99 poin atau 0,3 persen ke 736,71, indeks IDX30 merosot 0,86 poin atau 0,2 persen ke 372,81, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) melemah 1,68 poin atau 0,3 persen ke 592,15.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp269,413 miliar dari 284,004 juta lembar saham diperdagangkan. Selain itu, investor asing tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp16,130 miliar. Sebanyak 53 saham menguat, 60 saham melemah, dan 80 saham bergerak stagnan.
Sektor pendukung pergerakan IHSG terpantau bergerak melemah. Dengan sektor infrastruktur memimpin penurunan sebesar 9,14 poin atau 1 persen. Sementara Sektor manufaktur, konsumsi, tambang dan aneka industri mampu menguat tipis.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp950 ke Rp21.300, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp350 ke Rp19.500, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp250 ke Rp41.950.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT United Tractor Tbk (UNTR) turun Rp400 menjadi Rp19.100, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp200 menjadi Rp19.000, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) turun Rp200 menjadi Rp8.950.
Sementara bursa Asia terpantau bergerak menguat. Hang Seng menguat 98,79 poin atau 0,44 persen, indeks Shanghai menguat 38,95 poin atau 1,89 persen, dan indeks Strait times naik tipis 2,18 poin, sementara Nikkei merosot 20,62 poin atau 0,21 persen.
(gpr)
Lihat Juga :