Semen Baturaja jadi korban konflik Dahlan-DPR
Jum'at, 14 Desember 2012 - 10:54 WIB
Semen Baturaja jadi korban konflik Dahlan-DPR
A
A
A
Sindonews.com - Dalam rapat kerja (raker) Komisi XI DPR yang berlangsung hingga pukul 23.30 WIB kemarin malam, komisi tersebut memutuskan menunda rencana penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) Semen Baturaja karena ketidaksetujuan beberapa fraksi.
Ternyata, penolakan ini merupakan buntut dari konflik pribadi antara Menteri BUMN Dahlan Iskan dan sejumlah anggota Komisi XI DPR. Hal ini diakui sendiri oleh Anggota Komisi XI DPR Zulkifliemansyah.
"Banyak hal-hal yang di luar masalah ini, ya emosi, masalah pemerasan BUMN, dan sebagainya," jelas Zulkifliemansyah ditemui usai raker di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/12/2012) malam.
Zulkifliemansyah menambahkan, pernyataan Dahlan yang mengatakan bahwa Semen Baturaja tetap bisa ekspansi meski IPO tidak disetujui DPR semakin memperumit masalah.
"Apalagi tadi Pak Dahlan mengatakan tidak ada IPO, tidak apa-apa. Teman-teman jadi merasa gimana gitu," tukas dia.
Sebelumnya, Komisi XI DPR menyatakan belum bisa memutuskan IPO Semen Baturaja karena belum tercapai kesepakatan diantara berbagai fraksi yang ada. "Komisi XI DPR RI belum bisa mengambil keputusan dikarenakan terdapat perbedaan pandangan antar Fraksi," ujar Zulkifliemansyah.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Dahlan menyerahkan nama-nama anggota DPR yang diduga melakukan pemerasan terhadap BUMN kepada BK DPR, termasuk diantaranya beberapa anggota Komisi XI.
Ternyata, penolakan ini merupakan buntut dari konflik pribadi antara Menteri BUMN Dahlan Iskan dan sejumlah anggota Komisi XI DPR. Hal ini diakui sendiri oleh Anggota Komisi XI DPR Zulkifliemansyah.
"Banyak hal-hal yang di luar masalah ini, ya emosi, masalah pemerasan BUMN, dan sebagainya," jelas Zulkifliemansyah ditemui usai raker di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/12/2012) malam.
Zulkifliemansyah menambahkan, pernyataan Dahlan yang mengatakan bahwa Semen Baturaja tetap bisa ekspansi meski IPO tidak disetujui DPR semakin memperumit masalah.
"Apalagi tadi Pak Dahlan mengatakan tidak ada IPO, tidak apa-apa. Teman-teman jadi merasa gimana gitu," tukas dia.
Sebelumnya, Komisi XI DPR menyatakan belum bisa memutuskan IPO Semen Baturaja karena belum tercapai kesepakatan diantara berbagai fraksi yang ada. "Komisi XI DPR RI belum bisa mengambil keputusan dikarenakan terdapat perbedaan pandangan antar Fraksi," ujar Zulkifliemansyah.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Dahlan menyerahkan nama-nama anggota DPR yang diduga melakukan pemerasan terhadap BUMN kepada BK DPR, termasuk diantaranya beberapa anggota Komisi XI.
(rna)
Lihat Juga :