BI proyeksi sektor pembiayaan bank syariah
Senin, 17 Desember 2012 - 13:09 WIB
BI proyeksi sektor pembiayaan bank syariah
A
A
A
Sindonews.com - Pada tahun 2013, Bank Indonesia (BI) memproyeksikan arah pembangunan industri Perbankan Syariah akan lebih menyasar pada sektor konstruksi, listrik dan gas, pertanian dan industri kreatif, sektor produktif untuk memulai bisnis, dan UKM.
"Dalam rangka memastikan fungsi intermediasi yang inklusif dan lebih fokus pada sektor produktif dan pembiayaan kepada masyarakat, maka akan ditetapkan target pembiayaan produktif perbankan syariah," terang Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah di Gedung BI, Jakarta, Senin (17/12/2012).
Lebih lanjut, dirinya menyebutkan, sektor-sektor yang disasar sendiri dapat ditempuh dengan memasukkan skala prioritas sehingga mampu memberi dampak yang positif bagi produktivitas industri perbankan syariah itu sendiri.
"Beberapa terobosan yang dapat ditempuh di antaranya dengan memasuki proyek skala prioritas, antara lain proyek konstruksi, listrik dan gas, pertanian dan industri kreatif, sektor produktif untuk memulai bisnis, dan UKM serta yang termasuk dalam inisiasi Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI)," tegas dia.
"Dalam rangka memastikan fungsi intermediasi yang inklusif dan lebih fokus pada sektor produktif dan pembiayaan kepada masyarakat, maka akan ditetapkan target pembiayaan produktif perbankan syariah," terang Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah di Gedung BI, Jakarta, Senin (17/12/2012).
Lebih lanjut, dirinya menyebutkan, sektor-sektor yang disasar sendiri dapat ditempuh dengan memasukkan skala prioritas sehingga mampu memberi dampak yang positif bagi produktivitas industri perbankan syariah itu sendiri.
"Beberapa terobosan yang dapat ditempuh di antaranya dengan memasuki proyek skala prioritas, antara lain proyek konstruksi, listrik dan gas, pertanian dan industri kreatif, sektor produktif untuk memulai bisnis, dan UKM serta yang termasuk dalam inisiasi Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI)," tegas dia.
(gpr)
Lihat Juga :