Pengusaha dibebaskan atur mekanisme kenaikan upah

Senin, 17 Desember 2012 - 15:35 WIB
Pengusaha dibebaskan...
Pengusaha dibebaskan atur mekanisme kenaikan upah
A A A
Sindonews.com - Akhirnya, pemerintah memutuskan untuk memberikan insentif bagi pengusaha yang bergerak di sektor padat karya dan UMKM untuk menjaga daya saing industri dalam negeri pasca ditetapkannya kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2013.

"Kita sudah putuskan agar regulasi kita atur. Kalau perlu kita berikan insentif dalam perpajakannya atau apapun yang akan kita rumuskan segera," tegas Menko Perekonomian Hatta Rajasa usai Rapat Koordinasi di Kantornya, Jakarta, Senin (17/12/2012).

Sesuai usulan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hatta mengizinkan pengusaha untuk membuat kesepakatan sendiri dengan para karyawannya terkait mekanisme dan besaran kenaikan upah.

"Misalkan begini, saya ambil contoh, kita ambil satu perusahaan, garmen atau sepatu. Dia kekuatannya itu misalkan Rp10 untuk membayar, lalu ditetapkan Rp12, maka dia tidak mampu yang Rp2. Sepanjang transparan, lakukanlah bipartit," ucapnya.

Bila kesepakatan upah antara perusahaan dengan para pekerjanya masih terlalu berat, pemerintah akan membantu dengan insentif melalui keringanan pajak dan berbagai bentuk bantuan lainnya.

"Setelah mereka sepakat, karena karyawan juga ingin bekerja, maka tampaknya kita perlu Rp11, oke setuju Rp11, tetap nggak kuat Rp1, maka dari pemerintah memikirkan itu, entah dari perpajakannya atau dari apanya ini kita pikirkan agar dia tidak hanya survive tapi bisa tumbuh," papar dia.

Sebelumnya, Apindo mengusulkan agar mekanisme kenaikan upah secara bertahap dan dilakukan sendiri berdasarkan kesepakatan antara pihak pengusaha dengan para pekerjanya.

"Umpamanya naik 20 persen tiap berapa bulan, dilakukan sendiri saja oleh perusahaan sesuai kesepakatan bersama," jelas Ketua Umum Sofjan Wanandi beberapa waktu lalu.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi Pertalite 19 SPBU di Bogor
34 menit yang lalu
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
53 menit yang lalu
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
1 jam yang lalu
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
10 jam yang lalu
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
11 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
11 jam yang lalu
Infografis
79% Netizen Anggap Kenaikan...
79% Netizen Anggap Kenaikan Utang Negara sebagai Beban
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved