2013, alokasi anggaran Kementerian ESDM Rp18 T
Senin, 17 Desember 2012 - 16:47 WIB
2013, alokasi anggaran Kementerian ESDM Rp18 T
A
A
A
Sindonews.com - Pada tahun 2013, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) akan memperoleh alokasi anggaran (pagu definitif) sebesar Rp18,08 triliun.
Menteri ESDM Jero Wacik menerangkan, angka tersebut naik 18,98 persen dari alokasi anggaran pada tahun 2012 yang hanya sebesar Rp15,80 triliun. Dari angka tersebut, sebesar 66,7 persennya akan dialokasikan untuk belanja modal.
"Sebesar 66,7 persen akan digunakan untuk belanja modal, terutama untuk pembangunan infrastruktur dalam rangka peningkatan rasio elektrifikasi dan pelayanan infrastruktur ketenagalistrikan," terang Jero di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (17/12/2012).
Salah satu proyek peningkatan di bidang infrastruktur, kata Jero, terkait pembangunan jaringan distribusi gas bumi, pembangunan kilang mini liquified petroleum gas (LPG), pembangunan stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG).
"Mulai tahun 2013, impian kita bersama untuk membangun kilang minyak baru juga mulai ditargetkan berwujud pada tahun 2019," sambung dia.
Sementara, selain untuk pembangunan infrastruktur terkait penyediaan gas, Kementerian juga akan mengalokasikan anggaran tersebut untuk peningkatan infarastruktur di sektor energi lainnya, seperti panas bumi.
"Selain itu, juga untuk melakukan percepatan pengembangan panas bumi, pembangunan pembangkit listrik mikro hidro dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dalam rangka memanfaatkan energi baru terbarukan," imbuhnya.
Menteri ESDM Jero Wacik menerangkan, angka tersebut naik 18,98 persen dari alokasi anggaran pada tahun 2012 yang hanya sebesar Rp15,80 triliun. Dari angka tersebut, sebesar 66,7 persennya akan dialokasikan untuk belanja modal.
"Sebesar 66,7 persen akan digunakan untuk belanja modal, terutama untuk pembangunan infrastruktur dalam rangka peningkatan rasio elektrifikasi dan pelayanan infrastruktur ketenagalistrikan," terang Jero di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (17/12/2012).
Salah satu proyek peningkatan di bidang infrastruktur, kata Jero, terkait pembangunan jaringan distribusi gas bumi, pembangunan kilang mini liquified petroleum gas (LPG), pembangunan stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG).
"Mulai tahun 2013, impian kita bersama untuk membangun kilang minyak baru juga mulai ditargetkan berwujud pada tahun 2019," sambung dia.
Sementara, selain untuk pembangunan infrastruktur terkait penyediaan gas, Kementerian juga akan mengalokasikan anggaran tersebut untuk peningkatan infarastruktur di sektor energi lainnya, seperti panas bumi.
"Selain itu, juga untuk melakukan percepatan pengembangan panas bumi, pembangunan pembangkit listrik mikro hidro dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dalam rangka memanfaatkan energi baru terbarukan," imbuhnya.
(rna)
Lihat Juga :