Tahun depan VOKS target peningkatan produksi 17%
Senin, 17 Desember 2012 - 17:37 WIB
Tahun depan VOKS target peningkatan produksi 17%
A
A
A
Sindonews.com - PT Voksel Electric Tbk (VOKS) menargetkan dapat meningkatkan kapasitas produksi 2013 sebesar 27.500 ton per tahun atau meningkat sekira 17 persen dari target tahun ini.
Direktur Utama Voksel Electric, Heru Gondokusumo menerangkan, peningkatan produksi akan ditunjang oleh peningkatan kapasitas produksi tembaga yang diproyeksikan mencapai 9.000 ton dari sebelumnya 6.500 atau naik 38,5 persen dari tahun ini.
Kontribusi lainnya, kata dia, juga akan didukung peningkatan kapasitas produksi fiber optik menjadi 1,44 juta fiberkor km dari kebutuhan tahun ini 1,2 juta fiberkor km.
"Kami meningkatkan kapasitas untuk fiber optik karena kami melihat besarnya permintaan serta kebutuhan pasar akan kabel data di tahun depan, target kami 1,44 juta dibandingkan sebelumnya 1,2 juta," ujar Heru di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin (17/12/2012).
Terkait upaya tersebut, diakui Heru, perseroan telah menjadi vendor untuk penggantian dari kabel tembaga ke kabel optik kepada PT Inti dan PT LEN.
Hal ini guna merespon kebutuhan fiber optik dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) yang diproyeksi meningkat karena adanya penyambungan GPS yang menggunakan kabel optik.
"Kami telah menggantikan PT Inti dan PT Len sebagai vendor, selain itu kebutuhan fiber optik Telkom juga meningkat," tandasnya.
Direktur Utama Voksel Electric, Heru Gondokusumo menerangkan, peningkatan produksi akan ditunjang oleh peningkatan kapasitas produksi tembaga yang diproyeksikan mencapai 9.000 ton dari sebelumnya 6.500 atau naik 38,5 persen dari tahun ini.
Kontribusi lainnya, kata dia, juga akan didukung peningkatan kapasitas produksi fiber optik menjadi 1,44 juta fiberkor km dari kebutuhan tahun ini 1,2 juta fiberkor km.
"Kami meningkatkan kapasitas untuk fiber optik karena kami melihat besarnya permintaan serta kebutuhan pasar akan kabel data di tahun depan, target kami 1,44 juta dibandingkan sebelumnya 1,2 juta," ujar Heru di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin (17/12/2012).
Terkait upaya tersebut, diakui Heru, perseroan telah menjadi vendor untuk penggantian dari kabel tembaga ke kabel optik kepada PT Inti dan PT LEN.
Hal ini guna merespon kebutuhan fiber optik dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) yang diproyeksi meningkat karena adanya penyambungan GPS yang menggunakan kabel optik.
"Kami telah menggantikan PT Inti dan PT Len sebagai vendor, selain itu kebutuhan fiber optik Telkom juga meningkat," tandasnya.
(gpr)
Lihat Juga :