Uni Eropa-Singapura sepakati perdagangan bebas

Selasa, 18 Desember 2012 - 09:52 WIB
Uni Eropa-Singapura...
Uni Eropa-Singapura sepakati perdagangan bebas
A A A
Sindonews.com - Uni Eropa (UE) dan Singapura mengumumkan kesepakatan perdagangan bebas (free trade agreement/FTA) guna meningkatkan kerja sama ekonomi kedua wilayah.

Ini FTA kedua UE di Asia setelah Juli tahun lalu menyepakati perdagangan bebas dengan Korea Selatan. Kerja sama tersebut diharapkan meningkatkan eksporimpor antara 27 negara UE dengan Singapura yang tahun lalu membukukan transaksi perdagangan senilai 74 miliar euro (USD97 miliar).

“Kesepakatan ini bukan karena alasan politik, melainkan akan membantu ekspor terutama di sektor automotif dan jasa keuangan,”kata Komisi Eropa, dikutip BBC, kemarin.

Adapun implementasi FTA antara UESingapura akan dimulai awal tahun depan. Kantor berita Reuters melaporkan, UE merupakan negara mitra perdagangan terbesar kedua bagi Singapura setelah tetangganya, Malaysia. Selain Singapura, UE saat ini juga tengah menjajaki kerja sama serupa dengan Malaysia dan Vietnam.

Dalam keterangan resminya yang dikutip situs resmi Komisi Eropa disebutkan bahwa FTA tersebut ditandatangani oleh Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Lim Hng Kiang dan Komisioner Bidang Perdagangan UE Karel De Gucht, Minggu (16/12). FTA tersebut meliputi beberapa sektor potensial mulai dari industri, pertanian,dan bisnis jasa.

“Singapura adalah pasar dinamis bagi perusahaan UE. Wilayah itu juga penghubung yang sangat penting untuk melakukan bisnis di Asia Tenggara. Kerja sama ini kunci untuk membuka pintu ke wilayah untuk menumbuhkan ekspor UE,” kata De Gucht.

Dia menambahkan, setelah kesepakatan FTA dengan Singapura dan Korea Selatan, pihaknya akan terus membuka peluang untuk menjalin perdagangan bebas dengan negaranegara ASEAN lainnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PM Singapura Akan Serahkan...
PM Singapura Akan Serahkan Kepemimpinan PAP Kepada Lawrence Wong
Singapore Dream Sudah...
Singapore Dream Sudah Mengalami Pergeseran, Apa Pemicunya?
Pemilu Singapura seperti...
Pemilu Singapura seperti Sandiwara, Hanya Melanggengkan Kekuasaan PAP
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
60 Tahun Merdeka, Berikut...
60 Tahun Merdeka, Berikut 5 Tantangan yang Menghantui Singapura
Takut Dilanda Kerusuhan,...
Takut Dilanda Kerusuhan, Singapura Tolak Masuk Aktivis Hong Kong
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved