DPR reses, Dahlan bisa tenang
Rabu, 19 Desember 2012 - 16:51 WIB
DPR reses, Dahlan bisa tenang
A
A
A
Sindonews.com - Selama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam masa reses hingga 6 Januari 2013 mendatang, Menteri BUMN Dahlan Iskan bisa tenang karena tidak akan ada panggilan dari DPR.
"Masa reses kita belum menjadwalkan untuk bertemu Pak Dahlan lagi ya, karena resesnya juga mepet, cuma tiga minggu, dan terpotong Natal dan Tahun Baru," ungkap Anggota Komisi VII DPR Dewi Aryani usai Sarasehan Perhimpunan Profesional Indonesia (PPI) di Menteng, Jakarta, Rabu (19/12/2012).
Namun, Dewi segera menandaskan bahwa DPR tidak akan melupakan masalah inefisiensi di tubuh PLN hingga Rp37 triliun semasa kepemimpinan Dahlan Iskan.
Menurut dia, masalah ini amat penting untuk diusut tuntas agar ke depan PLN maupun perusahaan berplat merah lainnya tidak sembarangan menghabiskan anggaran negara yang berasal dari uang rakyat.
"Ini harus bisa menjadi shock therapy tidak hanya untuk PLN tapi juga BUMN yang lain bahwa bekerja lebih efisien itu suatu keharusan, diamanatkan oleh UU bahwa tidak bisa BUMN itu bekerja mengabaikan kepentingan masyarakat," tutupnya.
"Masa reses kita belum menjadwalkan untuk bertemu Pak Dahlan lagi ya, karena resesnya juga mepet, cuma tiga minggu, dan terpotong Natal dan Tahun Baru," ungkap Anggota Komisi VII DPR Dewi Aryani usai Sarasehan Perhimpunan Profesional Indonesia (PPI) di Menteng, Jakarta, Rabu (19/12/2012).
Namun, Dewi segera menandaskan bahwa DPR tidak akan melupakan masalah inefisiensi di tubuh PLN hingga Rp37 triliun semasa kepemimpinan Dahlan Iskan.
Menurut dia, masalah ini amat penting untuk diusut tuntas agar ke depan PLN maupun perusahaan berplat merah lainnya tidak sembarangan menghabiskan anggaran negara yang berasal dari uang rakyat.
"Ini harus bisa menjadi shock therapy tidak hanya untuk PLN tapi juga BUMN yang lain bahwa bekerja lebih efisien itu suatu keharusan, diamanatkan oleh UU bahwa tidak bisa BUMN itu bekerja mengabaikan kepentingan masyarakat," tutupnya.
(gpr)
Lihat Juga :