IHSG masih rawan anjlok

Kamis, 20 Desember 2012 - 08:32 WIB
IHSG masih rawan anjlok
IHSG masih rawan anjlok
A A A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpeluang melanjutkan kejatuhannya. Hal tersebut mengingat indeks Dow naik tajam kemarin, sementara IHSG justru turun.

Menurut Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang, pergerakan saham kemarin di luar dugaan, karena IHSG kemarin justru melemah padahal Dow Jones menguat. Oleh karena itu, ketika Dow terjun bebas, maka IHSG diperkirakan akan turun.

Melihat kondisi ditengah minimnya Fresh Fund Inflow dan sebagian pelaku pasar memilih mengamankan posisi portofolio mereka kedalam cash mengantisipasi libur panjang Natal & Tahun Baru.

"Jika support IHSG Kamis ini di level 4.246 tidak bisa dipertahankan, maka bukan mustahil IHSG berpeluang terjun bebas ke level 4.218," kata dia di Jakarta, Kamis (20/12/2012).

Sementara itu, pasar dibuat pusing oleh masalah berat mengenai Fiscal Cliff, lantaran setelah naik tajam, indeks di AS jutru terjun bebas alias melemah. John Boehner mengatakan House of Representative, akan meloloskan proposal yang sebelumnya Presiden Obama sudah melakukan veto akan hal tersebut.

"Selain itu Rating Agency The Fitch mengatakan AS berpotensi kehilangan rating 'AAA' mereka, jika Washington gagal menyelesaikan persoalan Fiscal Cliff. Turunnya data Housing Starts November menjadi level penyesuaian sebesar 861 ribu atau tiga persen lebih rendah dari data Oktober sebesar 875 ribu unit," kata dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Tidak Terbendung,...
IHSG Tidak Terbendung, Pagi Ini Dibuka Terus Menguat ke Level 6.018
Lanjutkan Penguatan...
Lanjutkan Penguatan di Pagi Hari, IHSG Sentuh Level 6.085
Bergerak Dua Arah, IHSG...
Bergerak Dua Arah, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Level 6.104
IHSG Kehabisan Tenaga,...
IHSG Kehabisan Tenaga, Terkoreksi 2,38 Poin di Akhir Sesi
IHSG Punya Kekuatan...
IHSG Punya Kekuatan Sultan, Mendekati Level 6.200
Suku Bunga Acuan BI...
Suku Bunga Acuan BI Bakal Dirilis, Ramalan IHSG Bergerak Terbatas
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
3 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
4 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
4 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved