Aksi profit taking masih mengancam IHSG

Kamis, 20 Desember 2012 - 09:00 WIB
Aksi profit taking masih...
Aksi profit taking masih mengancam IHSG
A A A
Sindonews.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendekati area oversold. IHSG diperkirakan akan berada pada support 4.245-4.265 dan resistance 4.303-4.325.

Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, mengungkapkan bahwa adanya sentimen positif ternyata tidak membuat IHSG bergerak menguat. Beberapa kabar positif dari Eropa, kenaikan rating Yunani, dan fiscal cliff AS belum mampu mempengaruhi pergerakannya.

"Asumsi kami sebelumnya terpatahkan dengan pelemahan IHSG di tengah adanya sentimen positif. Adanya daya dorong jelang akhir sesi pun belum dapat menguatkan harapan kami untuk menguat lebih banyak lagi," katanya di Jakarta, Kamis (20/12/2012).

Dia melanjutkan, jika ada penguatan maka hanya akan bersifat terbatas. Jelang akhir tahun kemungkinan pelaku pasar banyak yang mengamankan posisi sehingga banyak aksi jual.

Sementara bursa saham Eropa masih bergerak positif setelah merespon mulai adanya titik temu penyelesaian masalah fiscal cliff AS dan perkiraan kenaikan rating Yunani. Diharapkan bursa saham AS bisa melanjutkan positif sehingga memberikan angin positif juga buat bursa saham Asia. "Namun, untuk IHSG kami masih sedikit pesimis pengaruh positif tersebut akan berpengaruh pada IHSG,"jelasnya.

Sebelumnya, IHSG kembali bergerak anomali di tengah menghijaunya bursa saham Asia setelah merespon adanya sinyal kemajuan pembicaraan fiscal cliff AS dengan sikap melunak antara Pemerintah AS dan kongres.

Di sisi lain, kembali kami katakan bahwa hadirnya emiten baru tidak merubah pendirian IHSG untuk melemah. PT Waskita Karya (WSKT) mengalami kenaikan 17,11 persen pada perdagangan perdananya.

"Positifnya pembukaan bursa saham Eropa pun juga tidak mampu merubah angin IHSG dari posisi pelemahannya. Jelang libur panjang natal, kemungkinan pelaku pasar banyak yang mengamankan posisi sehingga lebih banyak melakukan aksi jual, terutama pemodal domestik," ungkapnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Tidak Terbendung,...
IHSG Tidak Terbendung, Pagi Ini Dibuka Terus Menguat ke Level 6.018
Lanjutkan Penguatan...
Lanjutkan Penguatan di Pagi Hari, IHSG Sentuh Level 6.085
Bergerak Dua Arah, IHSG...
Bergerak Dua Arah, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Level 6.104
Suku Bunga Acuan BI...
Suku Bunga Acuan BI Bakal Dirilis, Ramalan IHSG Bergerak Terbatas
IHSG Kehabisan Tenaga,...
IHSG Kehabisan Tenaga, Terkoreksi 2,38 Poin di Akhir Sesi
IHSG Punya Kekuatan...
IHSG Punya Kekuatan Sultan, Mendekati Level 6.200
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
27 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
2 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
3 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
3 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
3 jam yang lalu
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved