Ultrajaya proyeksi laba bersih Rp567,3 M di 2016
Kamis, 20 Desember 2012 - 11:25 WIB
Ultrajaya proyeksi laba bersih Rp567,3 M di 2016
A
A
A
Sindonews.com - Emiten produsen susu olahan, PT Ultrajaya Milk Industry and Trading Company Tbk (ULTJ) menargetkan bisa membukukan laba bersih mencapai Rp567,3 miliar pada 2016. Angka ini naik sebesar 191,37 persen dari estimasi laba bersih akhir tahun ini senilai Rp194,7 miliar.
Berdasarkan bahan paparan publik perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (20/12/2012) dipaparkan bahwa proyeksi laba bersih tersebut seiring dengan peningkatan penjualan bersih pada empat tahun mendatang sebesar 85,2 persen menjadi Rp5 triliun dari estimasi penghujung tahun ini Rp2,7 triliun.
Sementara itu, perseroan pada tahun depan memproyeksi bisa membukukan laba bersih Rp261,1 miliar dengan penjualan bersih Rp3,24 triliun. Kemudian, laba bersih pada 2014 diproyeksi sebesar Rp359,7 miliar dengan penjualan bersih Rp3,81 triliun. Sedangkan, laba bersih pada 2015 diproyeksi mencapai Rp496 miliar, dengan penjualan bersih Rp4,36 triliun.
Pencapaian target tersebut akan ditopang dari konsumsi susu di Indonesia yang diproyeksi akan meningkat. Ini didukung volume konsumsi susu Indonesia yang saat ini baru 12 liter (lt) per kapita per tahun.
Selain itu, jumlah penduduk Indonesia yang besar mencapai lebih dari 230 juta orang dengan laju pertambahan penduduk sebesar 1-2 persen per tahun dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kebutuhan produk minuman sehat akan menopang pencapaian tersebut. Sementara meningkatnya daya beli masyarakat juga akan mendorong target perseroan pada 2016.
Dari internal perusahaan, Ultrajaya akan memperkuat posisinya melalui kegiatan iklan dan promosi, membuka peluang pasar baru dengan memperkenalkan produk baru. melaksanakan strategi pemasaran yang lebih agresif dan meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas produk. Ini juga ditopang jaringan distribusi yang luas serta ketersedian bahan baku dan kontinyuitas pasokan ke pasar.
Perseroan saat ini memiliki 12 kantor perwakilan pemasaran dan sembilan kantor depo, 52 distributor di kota-kota besar seluruh Indonesia. Disamping itu, juga memiliki 3.153 grosir dan 66.832 toko retail. Adapun jenis produk perseroan, berupa UHT drink, terdiri atas susu, teh, minuman kesehatan dan minuman lainnya. Untuk kelompok makanan, berupa susu kental manis dan susu bubuk, sedangkan jenis kelompok produk lainnya, berupa konsentrat sari buah.
Berdasarkan bahan paparan publik perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (20/12/2012) dipaparkan bahwa proyeksi laba bersih tersebut seiring dengan peningkatan penjualan bersih pada empat tahun mendatang sebesar 85,2 persen menjadi Rp5 triliun dari estimasi penghujung tahun ini Rp2,7 triliun.
Sementara itu, perseroan pada tahun depan memproyeksi bisa membukukan laba bersih Rp261,1 miliar dengan penjualan bersih Rp3,24 triliun. Kemudian, laba bersih pada 2014 diproyeksi sebesar Rp359,7 miliar dengan penjualan bersih Rp3,81 triliun. Sedangkan, laba bersih pada 2015 diproyeksi mencapai Rp496 miliar, dengan penjualan bersih Rp4,36 triliun.
Pencapaian target tersebut akan ditopang dari konsumsi susu di Indonesia yang diproyeksi akan meningkat. Ini didukung volume konsumsi susu Indonesia yang saat ini baru 12 liter (lt) per kapita per tahun.
Selain itu, jumlah penduduk Indonesia yang besar mencapai lebih dari 230 juta orang dengan laju pertambahan penduduk sebesar 1-2 persen per tahun dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kebutuhan produk minuman sehat akan menopang pencapaian tersebut. Sementara meningkatnya daya beli masyarakat juga akan mendorong target perseroan pada 2016.
Dari internal perusahaan, Ultrajaya akan memperkuat posisinya melalui kegiatan iklan dan promosi, membuka peluang pasar baru dengan memperkenalkan produk baru. melaksanakan strategi pemasaran yang lebih agresif dan meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas produk. Ini juga ditopang jaringan distribusi yang luas serta ketersedian bahan baku dan kontinyuitas pasokan ke pasar.
Perseroan saat ini memiliki 12 kantor perwakilan pemasaran dan sembilan kantor depo, 52 distributor di kota-kota besar seluruh Indonesia. Disamping itu, juga memiliki 3.153 grosir dan 66.832 toko retail. Adapun jenis produk perseroan, berupa UHT drink, terdiri atas susu, teh, minuman kesehatan dan minuman lainnya. Untuk kelompok makanan, berupa susu kental manis dan susu bubuk, sedangkan jenis kelompok produk lainnya, berupa konsentrat sari buah.
(rna)
Lihat Juga :