Pelindo II optimistis tahap I beroperasi 2014
Kamis, 20 Desember 2012 - 15:51 WIB
Pelindo II optimistis tahap I beroperasi 2014
A
A
A
Sindonews.com - PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II) atau Indonesian Port Corporation (IPC) optimis pembangunan tahap I Terminal Kalibaru atau New Priok bisa diselesaikan tepat waktu.
"IPC sudah sangat siap membangun dan mengoperasikan New Priok. Saya minta pada semua pihak untuk mendukung proses tersebut, konsisten akan komitmen menyelesaikan New Priok tepat waktu," tegas Direktur Utama Pelindo II RJ Lino dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (20/12/2012).
Meski demikian, saat ini pembangunan tahap I belum dapat dimulai karena terkendala masalah analisis dampak lingkungan (amdal).
"Saat ini prarekonstruksi, kita sedang mengurus amdal, kita harapkan dalam waktu dekat ini bisa diterima," jelas Direktur Utama PT Pengembang Pelabuhan Indonesia Dani Rusli Utama di Restoran Harum Manis, Jakarta, Kamis (20/12/2012).
Proyek New Priok yang dibangun di atas lahan seluas 195 hektare (ha) ini terdiri dari dua tahap pembangunan yang secara keseluruhan terdiri dari tujuh terminal peti kemas dan dua terminal produk, berpotensi menambah kapasitas sebesar 4,5 juta twenty foot equivalent units (TEUs) peti kemas serta 9,4 juta meter kubik produk minyak dan gas (migas).
Pada pembangunan tahap I ini, ditargetkan terminal peti kemas I dapat dioperasikan pada 2014, terminal peti kemas 2 pada 2016, dan terminal peti kemas 3 tahun 2017.
Estimasi biaya pembangunan tahap I New Priok hingga tahun 2017 mencapai Rp23 triliun, dimana seluruhnya menjadi tanggung jawab Pelindo II melalui pendanaan internal, pinjaman bank, dan kerja sama dengan mitra strategis.
"IPC sudah sangat siap membangun dan mengoperasikan New Priok. Saya minta pada semua pihak untuk mendukung proses tersebut, konsisten akan komitmen menyelesaikan New Priok tepat waktu," tegas Direktur Utama Pelindo II RJ Lino dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (20/12/2012).
Meski demikian, saat ini pembangunan tahap I belum dapat dimulai karena terkendala masalah analisis dampak lingkungan (amdal).
"Saat ini prarekonstruksi, kita sedang mengurus amdal, kita harapkan dalam waktu dekat ini bisa diterima," jelas Direktur Utama PT Pengembang Pelabuhan Indonesia Dani Rusli Utama di Restoran Harum Manis, Jakarta, Kamis (20/12/2012).
Proyek New Priok yang dibangun di atas lahan seluas 195 hektare (ha) ini terdiri dari dua tahap pembangunan yang secara keseluruhan terdiri dari tujuh terminal peti kemas dan dua terminal produk, berpotensi menambah kapasitas sebesar 4,5 juta twenty foot equivalent units (TEUs) peti kemas serta 9,4 juta meter kubik produk minyak dan gas (migas).
Pada pembangunan tahap I ini, ditargetkan terminal peti kemas I dapat dioperasikan pada 2014, terminal peti kemas 2 pada 2016, dan terminal peti kemas 3 tahun 2017.
Estimasi biaya pembangunan tahap I New Priok hingga tahun 2017 mencapai Rp23 triliun, dimana seluruhnya menjadi tanggung jawab Pelindo II melalui pendanaan internal, pinjaman bank, dan kerja sama dengan mitra strategis.
(rna)
Lihat Juga :