Negatif, IHSG parkir di level 4.254
Kamis, 20 Desember 2012 - 16:35 WIB
Negatif, IHSG parkir di level 4.254
A
A
A
Sindonews.com - Sepanjang perdagangan hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus berada di zona merah. Bahkan pada sesi pertama, IHSG sempat anjlok cukup dalam. Pada penutupan perdaganganm IHSG masih belum bisa bangkit.
IHSG, pada penutupan perdagangan Kamis (20/12/2012) melemah 21,04 poin atau 0,49 persen ke 4.254,82. LQ45 melemah 5,39 poin atau 0,7 persen ke 726,36, indeks IDX30 2,61 poin atau 0,7 persen ke 368,46, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) anjlok 6,64 poin atau 1,1 persen ke 584,29.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,300 triliun dari 5,236 miliar lembar saham diperdagangkan. Selain itu, investor asing melakukan aksi jual sebesar Rp141,343 miliar. Sebanyak 86 saham menguat, 171 saham melemah, dan 110 saham bergerak stagnan.
Sektor pendukung IHSG terpantau melemah. Sektor aneka industri anjlok 31,51 poin atau 2,3 persen, sektor konsumsi merosot 37,78 poin atau 2,4 persen, diikuti sektor manufaktur 16,79 poin atau 1,5 persen. Sementara sektor infrastruktur, sektor keuangan, dan industri dasar mampu menguat.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN) naik Rp350 ke Rp8.300, PT Centris Multipersada Pratama Tbk (CMPP) naik Rp250 ke Rp1.500, dan PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) naik Rp250 ke Rp2.450.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.600 menjadi Rp57.000, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp1.000 menjadi Rp20.550.
Sementara bursa Asia terpantau bergerak dua arah. Shanghai naik 6,11 poin atau 0,28 persen, Indeks Hang Seng menguat 36,41 poin atau 0,16 persen, dan indeks Straits Times menguat 12,72 poin atau 0,40 persen. Sementara indeks Nikkei anjlok 121,07 poin atau 1,19 persen.
IHSG, pada penutupan perdagangan Kamis (20/12/2012) melemah 21,04 poin atau 0,49 persen ke 4.254,82. LQ45 melemah 5,39 poin atau 0,7 persen ke 726,36, indeks IDX30 2,61 poin atau 0,7 persen ke 368,46, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) anjlok 6,64 poin atau 1,1 persen ke 584,29.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,300 triliun dari 5,236 miliar lembar saham diperdagangkan. Selain itu, investor asing melakukan aksi jual sebesar Rp141,343 miliar. Sebanyak 86 saham menguat, 171 saham melemah, dan 110 saham bergerak stagnan.
Sektor pendukung IHSG terpantau melemah. Sektor aneka industri anjlok 31,51 poin atau 2,3 persen, sektor konsumsi merosot 37,78 poin atau 2,4 persen, diikuti sektor manufaktur 16,79 poin atau 1,5 persen. Sementara sektor infrastruktur, sektor keuangan, dan industri dasar mampu menguat.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN) naik Rp350 ke Rp8.300, PT Centris Multipersada Pratama Tbk (CMPP) naik Rp250 ke Rp1.500, dan PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) naik Rp250 ke Rp2.450.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.600 menjadi Rp57.000, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp1.000 menjadi Rp20.550.
Sementara bursa Asia terpantau bergerak dua arah. Shanghai naik 6,11 poin atau 0,28 persen, Indeks Hang Seng menguat 36,41 poin atau 0,16 persen, dan indeks Straits Times menguat 12,72 poin atau 0,40 persen. Sementara indeks Nikkei anjlok 121,07 poin atau 1,19 persen.
(gpr)
Lihat Juga :