KAEF akui sulit capai target laba Rp220 M

Kamis, 20 Desember 2012 - 17:46 WIB
KAEF akui sulit capai...
KAEF akui sulit capai target laba Rp220 M
A A A
Sindonews.com - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) menyatakan tahun ini merupakan tahun yang sulit bagi perseroan untuk mencapai target laba tahun 2012 sebesar Rp220 miliar. Pasalnya, target tersebut dinilai terlalu tinggi.

Selain Utama KAEF Rusdi Rosman mengatakan, juga akibat adanya kerugian kurs. Pada awal tahun, perseroan memperkirakan kurs berada pada kisaran Rp8.800 per dolar Amerika Serikat (USD), namun hingga saat ini sudah mencapai Rp9.700 per USD, sehingga secara otomatis terjadi koreksi. Hal ini memberi imbas negatif terhadap kinerja perseroan, mengingat bahan baku perseroan sebanyak 90 persen masih impor.

"Namun laba November 2012 kami sudah mencapai Rp176 miliar, setara naik 27,93 persen dibandingkan laba akhir tahun 2011," kata dia saat ditemui disela-sela acara simposium dan seminar HIV/AIDS di Jakarta, Kamis (20/12/2012).

Laba perseroan pada akhir tahun 2011 tercatat sebesar Rp171 miliar. Emiten farmasi pelat merah ini menargetkan hingga akhir tahun bisa meraup laba minimal Rp210 miliar.

Sementara itu, untuk pendapatan akhir tahun ini, perusahaan farmasi ini sempat menargetkan bisa membukukan pendapatan mencapai Rp4 triliun.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kembali Berlayar di...
Kembali Berlayar di Kepulauan Seribu, Klinik Apung Disambut Positif
Layanan Vaksinasi Covis-19...
Layanan Vaksinasi Covis-19 Berbayar di Kimia Farma, Intip Jenis Vaksin dan Cara Pendaftarannya
Luncurkan 2 Layanan...
Luncurkan 2 Layanan Baru, Kimia Farma Diagnostika Optimistis Raih Pendapatan Rp2,5 T
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Menelusur Fakta Vaksinasi...
Menelusur Fakta Vaksinasi Bayar Sendiri di Kimia Farma Berujung Penundaan
Partai Gelora Kritik...
Partai Gelora Kritik Bos Kimia Farma Tolak Minta Maaf Kasus Antigen Bekas
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
47 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved