Nilai penerbitan 5 KIK EBA DIM Rp2,9 T
Kamis, 20 Desember 2012 - 19:14 WIB
Nilai penerbitan 5 KIK EBA DIM Rp2,9 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Danareksa Investment Management (DIM) hingga saat ini telah meluncurkan lima Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK EBA). Adapun, nilai penerbitkan lima KIK EBA perseroan hingga saat ini mencapai Rp2,9 triliun.
KIK EBA kelima yang diterbitkan, yaitu KIK EBA DBTN 03, dengan nilai Rp1 triliun. ”Sebagai pionir sekuritisasi di Indonesia melalui instrumen KIK EBA, maka DBTN 03 ini merupakan KIK EBA kelima, yang kami terbitkan sejak tahun 2009 yang lalu. Total nilai penerbitan dari kelima seri ini telah mencapai Rp 2,9 triliun," kata Direktur Utama PT. Danareksa Investment Management Zulfa Hendri dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (20/12/2012).
Nilai KIK EBA DBTN 03 sendiri sebesar Rp 1 triliun, terdiri dari EBA kelas A Rp925 miliar dan EBA kelas B Rp75 miliar. Aset yang mendasari DBTN 03 adalah portofolio KPR BTN yang diseleksi dengan kriteria seleksi yang ketat, sehingga menghasilkan kualitas aset sangat baik. EBA kelas A memperoleh peringkat kredit idAAA dari Pefindo.
Bertindak selaku arranger dan credit enhancer adalah PT Sarana Multigriya Finansial (Persero). Sedangkan Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak sebagai Bank Kustodian, joint lead underwriters adalah Danareksa Sekuritas, Victoria Securities Indonesia, Trimegah Securities dan Indo Premier Securities.
”Kami berharap penerbitan DBTN 03 memberikan alternatif investasi jangka panjang bagi investor dengan imbal hasil yang menarik. Selain itu, juga dapat turut berpartisipasi aktif dalam industri pasar modal melalui pembiayaan sekunder perumahan”, tambah Zulfa.
Perseroan menilai bahwa bisnis sekuritisasi di Indonesia melalui instrumen KIK memiliki prospek yang cerah. Banyak sekali jenis aset keuangan yang dapat dijadikan aset dasar. Disisi lain preferensi investor terhadap produk ini juga semakin tinggi.
KIK EBA kelima yang diterbitkan, yaitu KIK EBA DBTN 03, dengan nilai Rp1 triliun. ”Sebagai pionir sekuritisasi di Indonesia melalui instrumen KIK EBA, maka DBTN 03 ini merupakan KIK EBA kelima, yang kami terbitkan sejak tahun 2009 yang lalu. Total nilai penerbitan dari kelima seri ini telah mencapai Rp 2,9 triliun," kata Direktur Utama PT. Danareksa Investment Management Zulfa Hendri dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (20/12/2012).
Nilai KIK EBA DBTN 03 sendiri sebesar Rp 1 triliun, terdiri dari EBA kelas A Rp925 miliar dan EBA kelas B Rp75 miliar. Aset yang mendasari DBTN 03 adalah portofolio KPR BTN yang diseleksi dengan kriteria seleksi yang ketat, sehingga menghasilkan kualitas aset sangat baik. EBA kelas A memperoleh peringkat kredit idAAA dari Pefindo.
Bertindak selaku arranger dan credit enhancer adalah PT Sarana Multigriya Finansial (Persero). Sedangkan Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak sebagai Bank Kustodian, joint lead underwriters adalah Danareksa Sekuritas, Victoria Securities Indonesia, Trimegah Securities dan Indo Premier Securities.
”Kami berharap penerbitan DBTN 03 memberikan alternatif investasi jangka panjang bagi investor dengan imbal hasil yang menarik. Selain itu, juga dapat turut berpartisipasi aktif dalam industri pasar modal melalui pembiayaan sekunder perumahan”, tambah Zulfa.
Perseroan menilai bahwa bisnis sekuritisasi di Indonesia melalui instrumen KIK memiliki prospek yang cerah. Banyak sekali jenis aset keuangan yang dapat dijadikan aset dasar. Disisi lain preferensi investor terhadap produk ini juga semakin tinggi.
(rna)
Lihat Juga :