TOWR dapat restu terbitkan obligasi USD750 juta
Jum'at, 21 Desember 2012 - 12:23 WIB
TOWR dapat restu terbitkan obligasi USD750 juta
A
A
A
Sindonews.com - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) menyetujui rencana perseroan menerbitkan surat utang (obligasi) global melalui anak usahanya, PT Protelindo Finance sebesar USD750 juta.
Keterangan tersebut diperoleh dari salah satu staf perseroan. Pasalnya, usai RUPSLB hari ini, jajaran direksi TOWR sudah tidak ada di ruang rapat. Mereka memilih meninggalkan ruang rapat dibanding memberikan informasi kepada wartawan mengenai hasil dari RUPSLB tersebut.
"Direktur utama sudah keluar, corsec (corporate secretary/sekretaris perusahaan) juga sudah keluar," ujar salah seorang staf yang enggan dicantumkan identitasnya di Hotel Mandarin, Jakarta, Jumat (21/12/2012).
Agenda dalam RUPSLB tersebut adalah meminta persetujuan pemegang saham untuk melakukan penerbitkan obligasi Protelindo Finance dengan nilai maksimum USD750 Juta.
"RUPSLB kuorum, dan pemegangan saham juga menyetujui rencana perseroan untuk menerbitkan surat utang dengan nilai maksimum USD750 juta," sambung dia.
Dari informasi yang dihimpun di keterbukaan informasi di situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), rencana perseroan menerbitkan obligasi tersebut untuk memperoleh pendanaan guna ekspansi perusahaan, seiring pertumbuhan industri telekomunikasi dan iklim invetasi yang positif.
Penerbitan surat utang ini diyakini akan memperkuat struktur pemodalan dan keuangan, memberi kesempatab bagi investor-investor strategis untuk menginvestasikan modalnya dalam industri infrastruktur telekomunikasi dan dapat melakukan emisi obligasi global.
Keterangan tersebut diperoleh dari salah satu staf perseroan. Pasalnya, usai RUPSLB hari ini, jajaran direksi TOWR sudah tidak ada di ruang rapat. Mereka memilih meninggalkan ruang rapat dibanding memberikan informasi kepada wartawan mengenai hasil dari RUPSLB tersebut.
"Direktur utama sudah keluar, corsec (corporate secretary/sekretaris perusahaan) juga sudah keluar," ujar salah seorang staf yang enggan dicantumkan identitasnya di Hotel Mandarin, Jakarta, Jumat (21/12/2012).
Agenda dalam RUPSLB tersebut adalah meminta persetujuan pemegang saham untuk melakukan penerbitkan obligasi Protelindo Finance dengan nilai maksimum USD750 Juta.
"RUPSLB kuorum, dan pemegangan saham juga menyetujui rencana perseroan untuk menerbitkan surat utang dengan nilai maksimum USD750 juta," sambung dia.
Dari informasi yang dihimpun di keterbukaan informasi di situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), rencana perseroan menerbitkan obligasi tersebut untuk memperoleh pendanaan guna ekspansi perusahaan, seiring pertumbuhan industri telekomunikasi dan iklim invetasi yang positif.
Penerbitan surat utang ini diyakini akan memperkuat struktur pemodalan dan keuangan, memberi kesempatab bagi investor-investor strategis untuk menginvestasikan modalnya dalam industri infrastruktur telekomunikasi dan dapat melakukan emisi obligasi global.
(rna)
Lihat Juga :