Pikirkan pekerja, Ketum Apindo menangis
Jum'at, 21 Desember 2012 - 15:19 WIB
Pikirkan pekerja, Ketum Apindo menangis
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengaku sampai menangis karena harus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sejumlah pekerjanya akibat kenaikan upah minimum Provinsi (UMP) tahun 2013.
"Betul-betul saya ini mau nangis kalau mikir berapa pekerja yang saya keluarkan," tutur Sofjan Wanandi dalam konferensi pers Apindo di Permata Kuningan, Jakarta, Jumat (21/12/2012).
Selain itu, dia juga tidak jadi berlibur karena sebagai Ketua Umum Apindo, harus segera menyelesaikan masalah ini. "Saya sampai tidak jadi liburan karena masalah ini, saya anggap serius masalah ini," tukas dia.
Menurut Sofjan, kemungkinan akan terjadi PHK terhadap satu juta pekerja pada tahun depan. "Perkiraan kita tahun depan kita harus memberhentikan karyawan kita satu juta orang," pungkasnya.
Seperti diketahui, pasca UMP DKI Jakarta ditetapkan sebesar Rp2,2 juta, setidaknya tercatat 400 perusahaan di DKI Jakarta yang mengajukan penangguhan UMP 2013. Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang menjelaskan, perusahaan yang mengajukan penangguhan UMP 2013 tersebut, didominasi pengusaha industri padat karya dan usaha kecil menengah (UKM).
"Betul-betul saya ini mau nangis kalau mikir berapa pekerja yang saya keluarkan," tutur Sofjan Wanandi dalam konferensi pers Apindo di Permata Kuningan, Jakarta, Jumat (21/12/2012).
Selain itu, dia juga tidak jadi berlibur karena sebagai Ketua Umum Apindo, harus segera menyelesaikan masalah ini. "Saya sampai tidak jadi liburan karena masalah ini, saya anggap serius masalah ini," tukas dia.
Menurut Sofjan, kemungkinan akan terjadi PHK terhadap satu juta pekerja pada tahun depan. "Perkiraan kita tahun depan kita harus memberhentikan karyawan kita satu juta orang," pungkasnya.
Seperti diketahui, pasca UMP DKI Jakarta ditetapkan sebesar Rp2,2 juta, setidaknya tercatat 400 perusahaan di DKI Jakarta yang mengajukan penangguhan UMP 2013. Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang menjelaskan, perusahaan yang mengajukan penangguhan UMP 2013 tersebut, didominasi pengusaha industri padat karya dan usaha kecil menengah (UKM).
(rna)
Lihat Juga :