KSPI tak percaya akan ada PHK sejuta buruh
Senin, 24 Desember 2012 - 16:48 WIB
KSPI tak percaya akan ada PHK sejuta buruh
A
A
A
Sindonews.com - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengaku tidak percaya dengan perhitungan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) bahwa akan ada PHK terhadap satu juta buruh apabila penangguhan UMP yang diminta sejumlah pengusaha tidak dipenuhi pemerintah.
"Harus dicek lagi apa benar satu juta buruh akan di-PHK akibat kenaikan UMP, KSPI tidak percaya itu," tegas Ketua Umum KSPI Said Iqbal ketika dihubungi Sindonews di Jakarta, Senin (24/12/2012).
Said menambahkan, pihaknya optimistis akan tercipta banyak lapangan kerja pada tahun depan mengingat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan masih akan tumbuh di atas 6 persen.
"Menko Perekonomian dan Bappenas mengumumkan akan ada pertambahan paling sedikit 200 ribu lapangan kerja setiap 1 persen pertumbuhan ekonomi, artinya ada sekitar 1,3 juta lapangan kerja baru tahun depan," imbuhnya.
Sebelumnya, Apindo memprediksi akan ada satu juta pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada tahun depan akibat tingginya Upah Minimum Propinsi (UMP).
"Perkiraan kita tahun depan kita harus memberhentikn karyawan kita satu juta orang," ujar Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi pekan lalu.
"Harus dicek lagi apa benar satu juta buruh akan di-PHK akibat kenaikan UMP, KSPI tidak percaya itu," tegas Ketua Umum KSPI Said Iqbal ketika dihubungi Sindonews di Jakarta, Senin (24/12/2012).
Said menambahkan, pihaknya optimistis akan tercipta banyak lapangan kerja pada tahun depan mengingat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan masih akan tumbuh di atas 6 persen.
"Menko Perekonomian dan Bappenas mengumumkan akan ada pertambahan paling sedikit 200 ribu lapangan kerja setiap 1 persen pertumbuhan ekonomi, artinya ada sekitar 1,3 juta lapangan kerja baru tahun depan," imbuhnya.
Sebelumnya, Apindo memprediksi akan ada satu juta pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada tahun depan akibat tingginya Upah Minimum Propinsi (UMP).
"Perkiraan kita tahun depan kita harus memberhentikn karyawan kita satu juta orang," ujar Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi pekan lalu.
(gpr)
Lihat Juga :