KSPI dan Apindo prihatin pemerintah berlakukan 'guru outsource'

Kamis, 27 Desember 2012 - 16:25 WIB
KSPI dan Apindo prihatin...
KSPI dan Apindo prihatin pemerintah berlakukan 'guru outsource'
A A A
Sindonews.com - Meski berkonflik, ternyata baik Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) maupun Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) sama-sama prihatin dengan nasib guru honorer yang nasibnya terus digantung pemerintah layaknya buruh outsourcing.

"Nasib tragis menimpa sekitar satu juta guru honorer yang hanya menerima upah sekitar Rp150-300 ribu saja," kata Presiden KSPI Said Iqbal dalam Konferensi Pers di Hotel Gren Alia, Jakarta, Kamis (27/12/2012).

Karena itu, KSPI berjanji akan terus memperjuangkan kesejahteraan guru honorer dengan mengusulkan alokasi APBN untuk subsidi guru honorer. "KSPI akan memperjuangkan adanya subsidi APBN bagi kesejahteraan guru honorer," imbuhnya.

Sebelumnya, Apindo menilai, pemerintah telah melanggar peraturan outsourcing yang dibuatnya sendiri dengan mempekerjakan guru honorer. Dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 19 Tahun 2012 tentang outsourcing (Permenakertrans Outsourcing), outsourcing menjadi hanya lima bidang (cleaning service, security, catering, transportasi, dan pertambangan).

"Pemerintah juga meng-outsource guru-guru honorernya sekitar satu juta orang, terus kita dilarang meng-outsource," ungkap Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi pekan lalu.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berkarya Sambil Bekerja,...
Berkarya Sambil Bekerja, Satpam PKSS Raih Rekor MURI
Outsourcing Kini Dibatasi,...
Outsourcing Kini Dibatasi, Ini Daftar Profesi yang Diizinkan
GDPS Tekankan Outsourcing...
GDPS Tekankan Outsourcing Wadah untuk Berkembang
Pendorong Industri BPO...
Pendorong Industri BPO di 2022, Ada E-commerce hingga Keuangan Digital
Datangi DLH, Puluhan...
Datangi DLH, Puluhan Outsourcing Ungkap Permainan Pemkot Blitar
12 Ribu Honorer Pemprov...
12 Ribu Honorer Pemprov Sulsel Jalani Tes, Siap-siap Dialihkan Jadi Outsourcing
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
3 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
4 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
4 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
4 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved