MTI: MRT lebih mahal dibanding PPD
Minggu, 30 Desember 2012 - 13:47 WIB
MTI: MRT lebih mahal dibanding PPD
A
A
A
Sindonews.com - Rencana Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) membeli Perusahaan Pengangkutan Djakarta (PPD), dianggap lebih efektif dibandingkan rencana pembangunan Mass Rapid Tranport (MRT).
"MRT itu mahal. Sudah benar kalau beli PPD, lebih efektif," kata pengamat tranportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno saat dihubungi Sindonews, kemarin.
Menurut Djoko, yang terpenting adalah bagaimana menciptakan sarana tranpostasi yang nyaman dan terjangkau. Sehingga, masyarakat tidak lagi menggunakan kendaraan pribadi beralih ke angkutan umum.
Melalui hal tersebut diharapkan permasalahan kemacetan tidak lagi menjadi mimpi buruk bagi warga ibu kota. "Asalkan angkutan masalnya bagus. Masyarakat senang," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta kebingungan karena harga tiket MRT terlalu mahal. Biaya pembangunan transportasi bawah tanah itu mencapai Rp3,1 triliunan. Walhasil, berdasarkan hitungan sementara diperkirakan tiket MRT sebesar Rp 38.000, itupun harus disubsidi pemerintah pusat.
"MRT itu mahal. Sudah benar kalau beli PPD, lebih efektif," kata pengamat tranportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno saat dihubungi Sindonews, kemarin.
Menurut Djoko, yang terpenting adalah bagaimana menciptakan sarana tranpostasi yang nyaman dan terjangkau. Sehingga, masyarakat tidak lagi menggunakan kendaraan pribadi beralih ke angkutan umum.
Melalui hal tersebut diharapkan permasalahan kemacetan tidak lagi menjadi mimpi buruk bagi warga ibu kota. "Asalkan angkutan masalnya bagus. Masyarakat senang," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta kebingungan karena harga tiket MRT terlalu mahal. Biaya pembangunan transportasi bawah tanah itu mencapai Rp3,1 triliunan. Walhasil, berdasarkan hitungan sementara diperkirakan tiket MRT sebesar Rp 38.000, itupun harus disubsidi pemerintah pusat.
(dmd)
Lihat Juga :