Kadin : Pengganguran banyak, KSPI tanggung jawab
Minggu, 30 Desember 2012 - 16:15 WIB
Kadin : Pengganguran banyak, KSPI tanggung jawab
A
A
A
Sindonews.com - Menanggapi target kenaikan upah minimum provinsi (UMP) hingga 30 persen yang dipatok Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) pada 2014 mendatang, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) meminta KSPI bertanggung jawab apabila terjadi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat kenaikan sebesar itu.
"Enggak apa-apa (kenaikan UMP 30 persen), silahkan saja, tapi mereka (KSPI) tanggung jawab ya kalau nanti banyak pengangguran," ucap Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang kepada Sindonews di Jakarta, Minggu (30/12/2012).
Pihaknya meminta agar masyarakat tidak menyalahkan para pengusaha jika pengusaha melakukan PHK secara besar-besaran, bila tuntutan KSPI dipenuhi.
"Nanti banyak perusahaan tutup, banyak pengangguran, jangan salahkan pengusaha ya, tuntut ke KSPI," sambung Sarman.
Menurut dia, tuntutan KSPI tersebut sungguh tidak rasional mengingat saat ini saja sudah banyak pengusaha yang terancam bangkrut akibat tingginya UMP 2013. "Sekarang UMP sudah cukup tinggi, ini tidak masuk akal," tandasnya.
Sebelumnya, KSPI menargetkan kenaikan UMP hingga Rp3 juta pada 2013 mendatang. "Target kami Rp3 juta penghasilan buruh," tegas Presiden KSPI Said Iqbal baru-baru ini.
"Enggak apa-apa (kenaikan UMP 30 persen), silahkan saja, tapi mereka (KSPI) tanggung jawab ya kalau nanti banyak pengangguran," ucap Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang kepada Sindonews di Jakarta, Minggu (30/12/2012).
Pihaknya meminta agar masyarakat tidak menyalahkan para pengusaha jika pengusaha melakukan PHK secara besar-besaran, bila tuntutan KSPI dipenuhi.
"Nanti banyak perusahaan tutup, banyak pengangguran, jangan salahkan pengusaha ya, tuntut ke KSPI," sambung Sarman.
Menurut dia, tuntutan KSPI tersebut sungguh tidak rasional mengingat saat ini saja sudah banyak pengusaha yang terancam bangkrut akibat tingginya UMP 2013. "Sekarang UMP sudah cukup tinggi, ini tidak masuk akal," tandasnya.
Sebelumnya, KSPI menargetkan kenaikan UMP hingga Rp3 juta pada 2013 mendatang. "Target kami Rp3 juta penghasilan buruh," tegas Presiden KSPI Said Iqbal baru-baru ini.
(rna)
Lihat Juga :