Pembelian pulsa listrik tak perlu dibatasi

Kamis, 03 Januari 2013 - 16:30 WIB
Pembelian pulsa listrik...
Pembelian pulsa listrik tak perlu dibatasi
A A A
Sindonews.com - Kementerian Energi Sumber Dan Mineral (ESDM) menilai, kebijakan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang membatasi pembelian pulsa listrik prabayar untuk antisipasi pemborongan pasca kenaikan tarif dasar listrik (TDL) sebagai tindakan yang berlebihan.

"Pulsa (listrik) enggak usah dibatasi, itu hak seseorang," ujar Rudi Rubiandini di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (3/1/2013).

Rudi meminta PLN untuk tidak membatasi pembelian pulsa prabayar listrik karena pembatasan itu akan mempersulit masyarakat dalam mendapatkan listrik. "Jika memang berlebih sedikit, ya tidak apa-apa. Masak dilarang seperti itu? Kasihan rakyat," imbuh dia.

Pemborongan pulsa listrik lebih banyak dari yang biasanya, menurutnya, tidak akan membuat PLN merugi. "Memang berapa numpuknya? Tidak akan jebol juga kok PLN-nya," tegas Rudi.

Sebagai Informasi, PLN telah menyiapkan sistem vending machine untuk membatasi jumlah pembelian pulsa oleh pelanggan listrik prabayar. Untuk listrik prabayar 1.300 VA, maksimal pembelian hanya Rp748.800 per bulan atau 720 jam per bulan. Pembatasan ini terkait dengan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) secara bertahap sebesar 15 persen pada tahun ini.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diskon Tarif Listrik...
Diskon Tarif Listrik Sebabkan Deflasi Januari 2025
Jawaban Bahlil Soal...
Jawaban Bahlil Soal Kemungkinan Diskon Tarif Listrik di 2026
Penyesuaian Tarif Listrik...
Penyesuaian Tarif Listrik bagi Golongan Mampu Berlaku Juli Mendatang
Resmi, Ini Rincian Tarif...
Resmi, Ini Rincian Tarif Listrik Terbaru per Oktober-Desember 2024
10 Negara dengan Tarif...
10 Negara dengan Tarif Listrik Termahal di Dunia
Kabar Baik, Tarif Listrik...
Kabar Baik, Tarif Listrik Tidak Naik Sampai Akhir Tahun 2025
Berita Terkini
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
8 menit yang lalu
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
24 menit yang lalu
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
1 jam yang lalu
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
1 jam yang lalu
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
1 jam yang lalu
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
1 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved