2012, Bank Mutiara bukukan laba Rp273 M

Minggu, 06 Januari 2013 - 14:32 WIB
2012, Bank Mutiara bukukan...
2012, Bank Mutiara bukukan laba Rp273 M
A A A
Sindonews.com - Didukung kinerja yang semakin efisien, PT Bank Mutiara Tbk (BCIC) berhasil membukan laba sebesar Rp273 miliar sepanjang 2012.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama BCIC Ahmad Fajar menjelaskan, laba tersebut tercatat tumbuh sebesar 4,8 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

"Pada Desember 2012, perseroan mencatat perolehan laba sebesar Rp273 miliar, tumbuh sebesar 4,8 persen dari Rp260 miliar pada periode yang sama 2011," katanya dalam keterangan tertulis yang diteriama Sindonews, Minggu (6/1/2013).

Menurut Ahmad Fajar, laba tersebut dikontribusi dari pendapatan bunga, penyaluran kredit, pendapatan nonbunga serta bisnis inti perbankan lainnya. Dia menjelaskan, laba tersebut ditopang kinerja perseroan yang semakin efisien dalam mengelola bisnis sepanjang tahun lalu, sehingga mampu mengoptimalkan raihan laba.

"Hal itu tercermin pada peningkatan kualitas beberapa indikator, diantaranya menurunnya rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) dari posisi 87,2 persen pada tahun 2011 menjadi 83,9 persen tahun 2012," tambah dia.

Selain BOPO, efisiensi perseroan juga tercermin dari meningkatnya nett interest margin (NIM) perseroan. "Perseroan juga sukses meningkatkan NIM, sehingga mencapai 2,8 persen pada akhir 2012, dibanding NIM 2011 sebesar 1,6 persen," tuturnya.

Ada[un, ekuitas perseroan tercatat mencapai Rp1,3 triliun atau tumbuh 37, 2 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

"Ekuitas Bank Mutiara per 31 Desember 2012, mencapai Rp1,3 triliun, tumbuh 37,2 persen dibanding 31 Desember 2011 sebesar Rp 1 triliun. Selain itu, modal inti perseroan pada akhir Desember 2012 mencapai Rp1 triliun tumbuh 29,3 persen dari Rp785 miliar pada akhir Desember 2011," tutur dia.

Dia menjelaskan, prestasi tersebut semkin menunjukkan kinerja perseroan yang semakin sehat dibanding kinerja keuangan saat bank tersebut diambil alih oleh pemerintah pada 2008 lalu yang hanya sebesar Rp1,4 triliun. Peningkatan ekuitas dan modal inti tersebut turut meningkatkan rasio kecukupan modal (CAR) perseroan dari 9,4 persen pada 2011, menjadi 11,1persen pada Desember 2012.

“Dengan peningkatan modal inti perseroan, maka Bank Mutiara saat ini telah masuk kategori Buku 2 pada klasifikasi kegiatan usaha bank umum yang dibuat Bank Indonesia. Dengan demikian, kami akan segera menambah variasi produk dan layanan bisnis perbankan yang berkualitas kepada nasabah. Hal itu sesuai dengan visi kami sebagai bank ritel yang fokus,” tutur dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Pemerintah Target Bank...
Pemerintah Target Bank Syariah Indonesia Tbk Masuk Top 10 Dunia
Ada dari Negara Tetangga,...
Ada dari Negara Tetangga, Berikut 5 Bank Syariah Terbesar di Dunia
Hakim Vonis Bebas Eks...
Hakim Vonis Bebas Eks Direktur Bank Swadesi
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
36 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
59 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
4.000 Karyawan Bank...
4.000 Karyawan Bank Terbesar Asia Tenggara akan Digantikan AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved