Dana kelolaan nasabah kaya BRI capai Rp21,6 T

Rabu, 09 Januari 2013 - 13:56 WIB
Dana kelolaan nasabah...
Dana kelolaan nasabah kaya BRI capai Rp21,6 T
A A A
Sindonews.com - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) telah melampaui target dana kelolaan dari segmen layanan nasabah kaya atau yang lebih sering disebut priority banking/wealth management.

Sampai akhir 2012, total dana yang dihimpun perseroan mencapai Rp21,6 triliun, atau naik Rp900 miliar dari target awal yang dipatok sebesar Rp20,7 triliun.

Sekretaris Perusahaan BRI, Muhamad Ali menjelaskan, total dana kelolaan nasabah bersaldo minimum Rp500 juta tersebut berasal dari sekitar 13.634 nasabah.

"Target 2012 tercapai, baik dari sisi dana kelolaan sebesar 105 persen maupun nasabah sebesar 110 persen," ungkap Ali, melalui pesan elektroniknya, Rabu (9/1/2013).

Menurut Ali, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan peluang bisnis di wealth management sangat besar di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi Indonesia salah satunya mempengaruhi bertumbuhnya masyarakat golongan menengah (middle class).

Selain bertumbuh, kesadaran masyarakat untuk mengelola kekayaannya juga tinggi, berinvestasi untuk menjamin masa tuanya.

"Jadi dana tidak hanya disimpan dalam bentuk tabungan yang akhirnya tergerus inflasi," ujar Ali.

Pertumbuhan ekonomi juga didukung oleh industri-industri komoditas seperti batubara maupun sawit. Akibatnya, kekayaan masyarakat kini tidak hanya terpusat di Jakarta, tetapi juga di sentra-sentra komoditas, seperti di Kalimantan dan Sumatera.

"Penduduk usia produktif yang semakin banyak dengan kesejahteraan yang meningkat menjadi potensi pasar yang bagus," tutur Ali.

Memahami hal tersebut, BRI optimistis dapat mengumpulkan total dana kelolaan di tahun ini hingga mencapai Rp42,6 triliun dari sekitar 24.650 orang nasabah.

Untuk menangkap peluang tersebut, BRI membuka layanan BRI Prioritas yang tersebar di pusat-pusat ekonomi di Indonesia. Saat ini BRI mempunyai sekira 14 Sentra Layanan Prioritas (SLP).

Ali berharap dengan SLP ini BRI mampu memenuhi seluruh kebutuhan nasabahnya. "One stop service, mengingat BRI juga mempunyai basis nasabah terbesar, lebih dari 30 juta nasabah. Ini merupakan capture market yang besar," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengumuman! KB Bank...
Pengumuman! KB Bank Resmi Ganti Nama Perusahaan Jadi PT Bank KB Indonesia Tbk
Bank BRI Tebar Dividen...
Bank BRI Tebar Dividen Jumbo Rp26,4 Triliun dari Laba Bersih 2021
Cetak Laba Besar, BSI...
Cetak Laba Besar, BSI Bayar Zakat Lebih dari Rp122,5 Miliar
Forbes Tempatkan BSI...
Forbes Tempatkan BSI dalam Jajaran 5 Bank Terbaik Indonesia
BRI Luncurkan Logo HUT...
BRI Luncurkan Logo HUT ke-130, Angkat Tema Satu Bank Untuk Semua
Pembuktian Keberhasilan...
Pembuktian Keberhasilan Transformasi di Tengah Pandemi, BRI Raih 7 Penghargaan Bergengsi
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
50 menit yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
1 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
2 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
3 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
3 jam yang lalu
Infografis
2025, Diprediksi akan...
2025, Diprediksi akan Banyak Orang Kaya Mendadak karena Kripto
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved