2015, tenaga kerja terampil ditargetkan 3,8 juta

Rabu, 09 Januari 2013 - 14:49 WIB
2015, tenaga kerja terampil...
2015, tenaga kerja terampil ditargetkan 3,8 juta
A A A
Sindonews.com - Badan Pembinaan Konstruksi (BP Konstruksi) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan menciptakan 3,78 juta tenaga kerja terampil atau 60 persen dari total tenaga kerja konstruksi pada 2015, sebanyak 6,3 juta orang.

BP Konstruksi Kementerian PU, Bambang Goeritno mengatakan, berbagai upaya dilakukan dengan mengadakan sejumlah pelatihan maupun kerja sama dengan asosiasi konstruksi, sejumlah perusahaan, dan perguruan tinggi negeri dan swasta.

"Sekarang masih defisit tenaga konstruksi terampil dan ahli yang jumlahnya baru 30 persen, sedangkan sesuai rencana strategis kementerian hingga 2015 sebanyak 60 persen tenaga terampil," kata Bambang dalam jumpa persnya di Kantor PU di Jakarta, Rabu (9/1/2013).

Data Badan Pembinaan Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum mencatat, jumlah tenaga kerja konstruksi di Indonesia hanya mencapai 6,3 juta orang. Dari jumlah itu, hanya 10 persen tenaga ahli, 30 persen tenaga terampil, dan 60 persen tenaga kerja nonterampil.

Secara keseluruhan hanya sekitar 125 ribu tenaga ahli yang memiliki sertifikat dan 380 ribu orang tenaga kerja terampil bersertifikat. Sementara yang lainnya tidak memiliki sertifikat.

Menurut Bambang, pemenuhan target tersebut tidak dapat dipenuhi dengan hanya mengandalkan Kementerian Pekerjaan Umum, tetapi dibutuhkan peran serta kementerian terkait, seperti Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementerian Pendidikan Nasional, asosiasi konstruksi, dan lainnya. "Jadi, tidak hanya Kementerian PU," tegasnya.

Menurut Bambang, berbagai upaya dilakukan lembaga, diantaranya menjalin kerja sama dengan berbagai asosiasi konstruksi, sejumlah perusahaan dan perguruan tinggi negeri dan swasta. Selain itu, juga bekerja sama dengan Ikatan Instansi dan Asesor Konstruksi Indonesia.

"Kerja sama ini sudah mencapai 20 provinsi dan diharapkan asosiasi itu bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat untuk menciptakan tenaga kerja konstruksi terampil," ujar Bambang.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian PU Buka...
Kementerian PU Buka 4 Loker di Sekretariat Dewan SDA, Cek Jurusan yang Dibutuhkan
Menteri Dody Lapor Prabowo...
Menteri Dody Lapor Prabowo Sebelum Kejati DKI Geledah Kementerian PU: Kalau Salah, Saya Tanggung
Kementerian Pekerjaan...
Kementerian Pekerjaan Umum Gelar Serah Terima Jabatan
Warga Barombong Harap...
Warga Barombong Harap DPU Realisasikan Pembangunan Drainase Induk
Kementerian PU Digeledah,...
Kementerian PU Digeledah, Menteri Dody Tegaskan Setiap Rupiah Dipakai Transparan dan Akuntabel
Ini Dua Ruas Jalan Tol...
Ini Dua Ruas Jalan Tol yang Siap Dioperasikan Pemerintah
Berita Terkini
Menutup Kesenjangan...
Menutup Kesenjangan Komunikasi Talenta Indonesia untuk Genjot Kinerja Bisnis di Era AI
6 menit yang lalu
Nasib 2.374 Pekerja...
Nasib 2.374 Pekerja Freeport Menggantung Sembilan Tahun, Said Iqbal Lapor Menaker
59 menit yang lalu
Hadirkan Tokenized Stocks,...
Hadirkan Tokenized Stocks, Tokocrypto Perluas Akses ke Pasar Saham Global
1 jam yang lalu
Rachmat Gobel Meninggal...
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Menaker: Figur Teladan dalam Mengelola Perusahaan
1 jam yang lalu
Jasa Marga Dukung Implementasi...
Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A
1 jam yang lalu
Mengenang Rachmat Gobel,...
Mengenang Rachmat Gobel, Zulkifli Hasan: Indonesia Kehilangan Sosok Pejuang
3 jam yang lalu
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved