IHSG ditutup terkoreksi terkena profit taking
Rabu, 09 Januari 2013 - 16:35 WIB
IHSG ditutup terkoreksi terkena profit taking
A
A
A
Sindonews.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup terkoreksi 34,62 poin atau 0,79 persen menjadi 4.362,93. Melemahnya IHSG akibat aksi ambil untung (profit taking) yang terjadi di pasar.
Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 7,61 poin atau 1,01 persen ke level 744,608. Melemahnya IHSG pada penutupan perdagangan ini sudah terlihat sejak penutupan sesi I siang tadi. Pada sesi I, IHSG ditutup terkoreksi 6,67 poin atau 0,15 persen ke 4.390,88 dan Indeks LQ45 terkoreksi 2,42 poin atau 0,3 persen menjadi 749,8.
Sementara indeks di kawasan Asia tercatat menguat. Indeks Hang Seng positif 107,28 poin atau 0,46 persen ke 23.218,47, Nikkei menguat 70,51 poin atau 0,67 persen ke 10.578,57 dan Straits Times naik 15,46 poin atau 0,49 persen ke 3.221.
Nilai transaksi di pasar tercatat mencapai Rp5,3 triliun dengan volume 4,78 miliar lembar saham. Tercatat, sebanyak 165 saham menguat, 97 saham melemah dan 104 saham stagnan.
Sektor yang memberi kontribusi terhadap pelemahan IHSG yang terjadi sore ini, yakni perkebunan melemah 8,07 poin atau 0,38 persen, infrastruktur minus 11,55 poin atau 1,25 persen dan tambang anjlok 27,14 poin atau 1,36 persen.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain saham PT Astra Graphia Tbk (ASGR) naik Rp100 ke Rp1.700, saham PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) naik Rp450 ke Rp11.450, dan HM Sampoerna Tbk (HMSP) menguat Rp50 menjadi Rp63.500.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) terkoreksi Rp250 menjadi Rp20.200, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) negatif Rp10 menjadi Rp1.370, saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) turun Rp300 menjadi Rp15.700, dan saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun Rp50 menjadi Rp2.600.
Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 7,61 poin atau 1,01 persen ke level 744,608. Melemahnya IHSG pada penutupan perdagangan ini sudah terlihat sejak penutupan sesi I siang tadi. Pada sesi I, IHSG ditutup terkoreksi 6,67 poin atau 0,15 persen ke 4.390,88 dan Indeks LQ45 terkoreksi 2,42 poin atau 0,3 persen menjadi 749,8.
Sementara indeks di kawasan Asia tercatat menguat. Indeks Hang Seng positif 107,28 poin atau 0,46 persen ke 23.218,47, Nikkei menguat 70,51 poin atau 0,67 persen ke 10.578,57 dan Straits Times naik 15,46 poin atau 0,49 persen ke 3.221.
Nilai transaksi di pasar tercatat mencapai Rp5,3 triliun dengan volume 4,78 miliar lembar saham. Tercatat, sebanyak 165 saham menguat, 97 saham melemah dan 104 saham stagnan.
Sektor yang memberi kontribusi terhadap pelemahan IHSG yang terjadi sore ini, yakni perkebunan melemah 8,07 poin atau 0,38 persen, infrastruktur minus 11,55 poin atau 1,25 persen dan tambang anjlok 27,14 poin atau 1,36 persen.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain saham PT Astra Graphia Tbk (ASGR) naik Rp100 ke Rp1.700, saham PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) naik Rp450 ke Rp11.450, dan HM Sampoerna Tbk (HMSP) menguat Rp50 menjadi Rp63.500.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) terkoreksi Rp250 menjadi Rp20.200, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) negatif Rp10 menjadi Rp1.370, saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) turun Rp300 menjadi Rp15.700, dan saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun Rp50 menjadi Rp2.600.
(rna)
Lihat Juga :