Lauthandana bidik dana kelolaan Rp2 triliun
Rabu, 09 Januari 2013 - 18:11 WIB
Lauthandana bidik dana kelolaan Rp2 triliun
A
A
A
Sindonews.com - PT Lauthandana Investment Management membidik dana kelolaan (asset under management/AUM) sebesar Rp2 triliun atau naik sekitar 33,33 persen dibandingkan raupan dana kelolaan tahun lalu, sebesar Rp1,5 triliun. Target tersebut ditopang dari tiga produk yang akan diluncurkan tahun ini.
Direktur Lauthandana Investment Management, Grace Wiragesang mengatakan, tahun lalu raihan tersebut ditopang dari reksa dana terproteksi, reksa dana pasar uang, reksa dana campuran, reksa dana pendapatan tetap, dan reksa dana saham.
"Kontribusi raihan dana kelolaan tahun lalu paling besar ditopang dari reksa dana terproteksi dan pendapatan tetap sekitar 70 persen," ujar Grace saat dihubungi Sindonews, Rabu, (9/1/2013).
Dia menjelaskan, jika dikalkulasi berarti target raihan dana kelolaan perseroan tahun ini hanya tumbuh Rp500 miliar. Namun sebenarnya perseroan membidik Rp850 miliar, sebab tahun ini ada reksa dana terproteksi yang jatuh tempo sekitar Rp350 miliar.
"Untuk mencapai target dana kelolaan, kami hari ini menerbitkan produk teranyar yakni Reksa Dana Saham Syariah dengan bidikan dana kelolaan Rp100 miliar," papar Grace.
Selain itu, perseroan akan memperpanjang reksa dana terproteksi yang jatuh tempo Rp350 miliar, dan sisanya akan diterbitkan reksa dana saham konvensional dan terproteksi tahun ini.
Direktur Lauthandana Investment Management, Grace Wiragesang mengatakan, tahun lalu raihan tersebut ditopang dari reksa dana terproteksi, reksa dana pasar uang, reksa dana campuran, reksa dana pendapatan tetap, dan reksa dana saham.
"Kontribusi raihan dana kelolaan tahun lalu paling besar ditopang dari reksa dana terproteksi dan pendapatan tetap sekitar 70 persen," ujar Grace saat dihubungi Sindonews, Rabu, (9/1/2013).
Dia menjelaskan, jika dikalkulasi berarti target raihan dana kelolaan perseroan tahun ini hanya tumbuh Rp500 miliar. Namun sebenarnya perseroan membidik Rp850 miliar, sebab tahun ini ada reksa dana terproteksi yang jatuh tempo sekitar Rp350 miliar.
"Untuk mencapai target dana kelolaan, kami hari ini menerbitkan produk teranyar yakni Reksa Dana Saham Syariah dengan bidikan dana kelolaan Rp100 miliar," papar Grace.
Selain itu, perseroan akan memperpanjang reksa dana terproteksi yang jatuh tempo Rp350 miliar, dan sisanya akan diterbitkan reksa dana saham konvensional dan terproteksi tahun ini.
(gpr)
Lihat Juga :