Obama desak kongres sepakati tambahan pendapatan pajak
Rabu, 09 Januari 2013 - 21:32 WIB
Obama desak kongres sepakati tambahan pendapatan pajak
A
A
A
Sindonews.com - Penasehat Presiden AS Gene Sperling mengatakan kongres harus menyepakati tambahan pendapatan pajak dalam negosiasi pemangkasan defisit berikutnya jika ingin mendapatkan persetujuan Presiden Barack Obama.
Pimpinan Partai Republik di Senat, Mitch McConnell, telah mengabaikan penambahan pajak sebagai bagian dari solusi, namun Sperling menegaskan kontribusi utama harus berasal dari kenaikan pajak.
"Presiden menginginkan adanya pendekatan berimbang," tutur Sperling seperti dilansir dari Reuters, Rabu (9/1/2013).
Seperti diketahui, partai Republik dan Demokrat telah mencapai kesepakatan untuk mengatasi jurang fiskal (fiscal cliff). Namun kesepakatan tersebut belum cukup untuk mengatasi masalah utang AS untuk jangka panjang.
Gedung Putih dan Kongres kini sedang bersiap untuk negosiasi berikutnya yang akan lebih fokus kepada kenaikan batas utang AS.
Beberapa Republikan bersikeras pembicaraan pengurangan defisit sekarang dihubungkan dengan perdebatan pemberian kewenangan Treasury untuk meminjam lebih banyak uang.
Pada tanggal 31 Desember lalu, jumlah pinjaman Departemen Keuangan AS mencapai batas USD16.4 triliun yang disetujui oleh kongres, dan Amerika Serikat akan default pada utang dalam beberapa bulan, kecuali plafon utang dinaikkan.
Sperling mengecam Partai Republik yang menggunakan batas utang sebagai tawar-menawar. "Kita bisa melawan, kita bisa berdebat, tetapi tak satu pun dari kita harus menodongkan pistol ke kepala negara," kata Sperling.
Pimpinan Partai Republik di Senat, Mitch McConnell, telah mengabaikan penambahan pajak sebagai bagian dari solusi, namun Sperling menegaskan kontribusi utama harus berasal dari kenaikan pajak.
"Presiden menginginkan adanya pendekatan berimbang," tutur Sperling seperti dilansir dari Reuters, Rabu (9/1/2013).
Seperti diketahui, partai Republik dan Demokrat telah mencapai kesepakatan untuk mengatasi jurang fiskal (fiscal cliff). Namun kesepakatan tersebut belum cukup untuk mengatasi masalah utang AS untuk jangka panjang.
Gedung Putih dan Kongres kini sedang bersiap untuk negosiasi berikutnya yang akan lebih fokus kepada kenaikan batas utang AS.
Beberapa Republikan bersikeras pembicaraan pengurangan defisit sekarang dihubungkan dengan perdebatan pemberian kewenangan Treasury untuk meminjam lebih banyak uang.
Pada tanggal 31 Desember lalu, jumlah pinjaman Departemen Keuangan AS mencapai batas USD16.4 triliun yang disetujui oleh kongres, dan Amerika Serikat akan default pada utang dalam beberapa bulan, kecuali plafon utang dinaikkan.
Sperling mengecam Partai Republik yang menggunakan batas utang sebagai tawar-menawar. "Kita bisa melawan, kita bisa berdebat, tetapi tak satu pun dari kita harus menodongkan pistol ke kepala negara," kata Sperling.
(gpr)
Lihat Juga :