Saham anjlok, Apple rugi USD17 miliar

Selasa, 15 Januari 2013 - 14:14 WIB
Saham anjlok, Apple...
Saham anjlok, Apple rugi USD17 miliar
A A A
Sindonews.com - Apple Inc menderita kerugian sebesar USD17 miliar dari pergerakan harga sahamnya di bursa saham AS, dan mendorong 2 dari 3 indeks ke area negatif.

Terpantau saham Apple turun sebanyak USD18.55 atau sekitar 3.6 persen di angka USD501.75 setelah The Wall Street Journal dan Nikkei Jepang melaporkan bahwa perusahaan tersebut memangkas rencana produksi iPhone karena penjualan yang ternyata di bawah ekspektasi.

Sementara indeks S&P500 merosot 1.37 poin atau kurang dari 0.1 persen di angka 1,470.68, dengan saham-saham sektor telekomunikasi yang terpukul paling keras.

“Bursa akan menjadi positif tanpa Apple. Keluarnya Apple dari bursa dan indeks S&P500 akan berakhir atau ditutup di area hijau, atau naik sekitar 0.04 persen,” ujar seorang analis indeks dari S&P Indices, Howard Silverbatt seperti dilansir dari NBCNews, Selasa (15/1/2013).

Selain itu, saham perusahaan pemasok bagian iPhone ke Apple, Sharp dan lainnya juga turut berjatuhan setelah muncul laporan pemotongan order untuk iPhone 5.

Sharp, yang membuat panel layar untuk perangkat iPhone 5, sahamnya merosot hingga 7 persen di perdagangan Tokyo. Sementara teknologi speaker pembuat ACC turun 4,2 persen di Hong Kong.

Diberitakan sebelumnya, Apple telah melakukan pemangkasan pesanan komponen inti untuk produk smartphone andalannya, iPhone 5, seperti layar LCD dan part lainnya di triwulan ini akibat lemahnya permintaan.

Japan Display Inc, Sharp Corp dan LG Display Co Ltd Korsel diminta Apple untuk mengurangi setengah dari supply panel LCD dari rencana sebelumnya sekitar 65 juta screen LCD di Januari hingga Maret.

Hal ini mengindikasikan pangsa pasar Apple mulai digerogoti oleh rivalnya di Asia seperti Samsung. Selain itu juga merupakan suatu sinyal dini bahwa penjualan iPhone 5 yang dirilis September tahun lalu tidak sekuat yang diproyeksi sebelumnya. Sebab itu, diperlukan pemangkasn pesanan order supply untuk mengimbangi inventaris yang berlebih.

Diketahui, Apple kehilangan pangsa pasar lebih dari USD200 miliar pada rival Samsung Electronics dan Huawei Technologies Co Ltd dan ZTE Corp.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Unik! Pengantin Pria...
Unik! Pengantin Pria Ini Berikan Mahar pada Calon Istri Berupa Saham Apple Inc.
Blibli Hadirkan Apple...
Blibli Hadirkan Apple Authorized Reseller di Indonesia
Dunia Kerja Masa Depan...
Dunia Kerja Masa Depan Kian Menantang, HP Indonesia Gelar Edukasi STEM untuk Pelajar
HP Rilis 5 Laptop Sekaligus,...
HP Rilis 5 Laptop Sekaligus, Bukan untuk Tim Mendang Mending
Gerai Terbesar Apple...
Gerai Terbesar Apple di Cina Tutup
Microsoft Jadi Pembeli...
Microsoft Jadi Pembeli Potensial Discord Inc
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
56 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved