Paklina siap hapus monopoli kelistrikan

Rabu, 16 Januari 2013 - 18:23 WIB
Paklina siap hapus monopoli...
Paklina siap hapus monopoli kelistrikan
A A A
Sindonews.com - Persatuan Kontraktor Listrik Nasional (Paklina) Yogyakarta, siap menampung anggota baru dari perusahaan yang bergerak dalam jasa kelistrikan dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Paklina hadir untuk menghindari monopoli pengadaan jasa kelistrikan.

"Bagi yang ingin gabung silakan. Kita tidak akan menarik iuran yang besar bagi anggota," kata Ketua OC Musda Paklina DIY Sutapa, pada konferensi pers di Hotel Santika, Rabu (16/1/2013).

Menurutnya, Musda Paklina akan dilaksankan besok pagi yang akan dibuka Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono ini, diikuti 30 anggota yang tersebar di lima kabupaten/Kota.

Sutapa menjelaskan, Paklina merupakan organisasi baru dalam bidang kelistrikan yang hadir untuk menghindari monopoli dalam pengadaan dan lelang jasa kelistrikan. Diyakini, organisasi ini akan menjadikan persaingan perusahaan kelistrikan semakin sehat.

"Sesuai regulasi, setiap kegiatan harus bebas dari monopoli," ujar Ketua Kadin Sleman, Yogyakarta ini.

Wakil Ketua DPD Paklina DIY, Tedy Dani Karim mengatakan, Paklina secara nasional hadir sejak 2007. Namun, eksistensi Paklina di DIY baru muncul pada 2009 dan baru bisa mengikuti tender pada 2012.

Paklina siap menjadi mitra bisnis pemerintah. "Kita legal dan sudah mendapatkan sertifikasi dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN)," tegasnya.

Sekretaris SC Musda Paklina Kristianto mengatakan, Paklina siap
memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kelistrikan. Selama ini masyarakat kurang memahami sistem keamanan pada instalasi listrik.

Sehari menjelang Musda, sudah ada sejumlah kandidat ketua. Mereka adalah Sutapa, Tedy Dani Karim, Kristianto dan Suyadi. Sangat dimungkinkan menjelang pelaksanaan akan muncul kandidat baru.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Perpanjang...
Pemerintah Perpanjang Pemberian Diskon Tagihan Listrik
Pemerintah Tahan Kenaikan...
Pemerintah Tahan Kenaikan Tarif Listrik untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat
Kebutuhan Investasi...
Kebutuhan Investasi Ketenagalistrikan Nasional
Subsidi Listrik Diperpanjang...
Subsidi Listrik Diperpanjang Hingga Maret 2021
Schneider Electric Kampanyekan...
Schneider Electric Kampanyekan Rumah Nyaman, Listrik Aman
MCB RXE, Si Kecil yang...
MCB RXE, Si Kecil yang Bikin Rumah Aman dari Kebakaran
Berita Terkini
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
14 menit yang lalu
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
53 menit yang lalu
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
1 jam yang lalu
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
1 jam yang lalu
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
2 jam yang lalu
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
2 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved