Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global

Senin, 20 Juli 2026 - 08:40 WIB
loading...
Lebih Ngeri dari Blokade...
Dunia kini berada di ambang krisis energi terparah sepanjang sejarah, usai kelompok milisi Houthi di Yaman untuk bersiap siaga menutup total rute minyak Laut Merah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Dunia kini berada di ambang krisis energi terparah sepanjang sejarah. Eksklusif dari laporan Reuters, Teheran dilaporkan telah menginstruksikan kelompok milisi Houthi di Yaman untuk bersiap siaga menutup total rute minyak mentah Laut Merah .

Perintah ekstrem ini wajib dieksekusi jika Amerika Serikat berani meluncurkan serangan militer ke infrastruktur jaringan listrik dan energi Iran. Informasi ini dibocorkan oleh tiga sumber senior kepada Reuters. Langkah Iran dinilai menjadi kartu truf terakhir yang bisa melumpuhkan perekonomian global, sekaligus membuka front pertempuran baru yang jauh lebih mengerikan di Timur Tengah.

Dua Jalur Minyak Dunia Lumpuh Sekaligus: Strategi 'Cekik' Ekonomi Global

Jika ancaman ini menjadi kenyataan, pasokan energi global dipastikan runtuh. Saat ini, Selat Hormuz -yang menjadi jalur bagi seperlima pasokan energi dunia- telah ditutup akibat eskalasi konflik yang bermula sejak akhir Februari lalu ketika Israel dan AS menyerang Iran.

Jika Houthi benar-benar menyerang kapal dagang atau pelabuhan di Laut Merah atas perintah Iran, maka dua urat nadi minyak terbesar di Timur Tengah akan lumpuh secara bersamaan.

Baca Juga: Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel

Sumber regional yang dekat dengan lingkaran kekuasaan Teheran membeberkan bahwa strategi ini sengaja dirancang untuk menekan Washington dengan cara melambungkan biaya ekonomi global hingga ke titik yang tak tertahankan.

"Menutup selat itu (Bab el-Mandeb) sama sekali tidak sulit. Siapa pun yang memegang senapan serbu bisa mengacaukan pelayaran. Anda tidak butuh rudal super canggih untuk menghentikan kapal-kapal tanker itu lewat," ungkap salah satu sumber yang tidak ingin disebutkan indentitasnya terkait informasi sensitif yang disampaikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Matikan Selat Hormuz!...
Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Rekomendasi
Menhut Raja Juli Irit...
Menhut Raja Juli Irit Bicara saat Dicecar Wartawan soal KPK, Hanya Ucapkan Terima Kasih
SPMB Sekolah Nasional...
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Dimulai 21 Juli, Ini Jadwal Seleksi hingga MPLS
Tim 9 Dinilai Jadi Harapan...
Tim 9 Dinilai Jadi Harapan Penuntasan Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
Lebih dari 1 Juta Tentara...
Lebih dari 1 Juta Tentara Ukraina Tewas dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved