Blok South Mahakam berproduksi gas 100 MMSCFD

Sabtu, 19 Januari 2013 - 14:25 WIB
Blok South Mahakam berproduksi...
Blok South Mahakam berproduksi gas 100 MMSCFD
A A A
Sindonews.com - Blok South Mahakam phase I dan II baru saja diresmikan, mulai berproduksi sebesar 100 MMSCFD. Ditargetkan, produksi gas dari lapangan ini dapat mencapai 270 MMSCFD.

Dilansir dari situs Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Sabtu (19/1/2013), peresmian berpoduksinya blok South Mahakam phase I dan II ini lebih cepat dua bulan dari jadwal. Blok South Mahakam yang POD-nya disetujui tahun 2008 merupakan pengembangan dari tiga lapangan kondensat yaitu Stupa, East Mandu dan Jumelai dan dua lapangan gas yaitu Jempang dan Metulang.

Blok South Mahakam phase I dan II letaknya sekitar 35 km tenggara lepas pantai kota Balikpapan dan 58 km selatan Lapangan Peciko, pada perairan dengan kedalaman 40-60 meter.

Nilai investasi pengembangan lapangan South Mahakam sekitar U$ 832 juta. Angka ini mencakup fasilitas produksi di lapangan Stupa dan East Mandu dengan pembangunan 3 platform baru yaitu Main Stupa, West Stupa dan East Mandu.

Gas dan kondensat yang dihasilkan, disalurkan melalui pipa ukuran 24 inci sepanjang 67 km dari platform Stupa menuju terminal Senipah. Sedangkan dari lapangan East Mandu akan dihubungkan dengan saluran pipa ekspor utama melalui pipa ukuran 24 inci sepanjang 10 km.

Produksi dari lapangan-lapangan ini diharapkan mencapai kecepatan air rata-rata 69.000 barel setara minyak per hari, termasuk 18.000 barel per hari kondensat pada akhir 2013.

Total telah beroperasi di Indonesia sejak 1968 dan saat ini merupakan produsen gas terbesar di Indonesia yang menyuplai 80 persen kebutuhan kilang Bontang. Sementara, produksi gas tahun 2011 mencapai 158.000 barel setara minyak per hari.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
26 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
43 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
49 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
54 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
54 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
2 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved