IHSG diprediksi berpeluang rebound
Rabu, 23 Januari 2013 - 08:02 WIB
IHSG diprediksi berpeluang rebound
A
A
A
Sindonews.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di lanatai Bursa Efek Indonesia pada perdagangan hari ini diperkirakan berpotensi berbalik arah (rebound).
"Setelah dua hari berturut-turut IHSG mengalami tekanan jual, meski value perdagangan tipis dan IHSG kembali berada di teritori netral, IHSG berpeluang mengalami rebound tipis di dalam perdagangan Rabu," kata Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang, Rabu (23/1/2013).
Adapun sentimen positif yang akan menopang IHSG menuju teritori hijau, yakni dukungan kenaikan Dow Jones Selasa sebesar 0,46 persen, stabilnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Selain itu, ekspektasi bagusnya laporan keuangan emiten sepanjang tahun.
Sementara itu, Indeks Dow Jones ditutup sangat positif. Padahal, diawal perdagangan Selasa waktu setempat sempat turun tipis akibat data Existing Home Sales bulan Desember yang turun 1 persen menjadi 4,94 juta unit. Namun, menjelang penutupan perdagangan akhirnya menguat sebesar 62,43 poin atau 0,46 persen diikuti turunnya The VIX sebesar 0,24 persen, yang ditutup pada level 12,43.
Itu didorong kuatnya pertumbuhan pendapatan dan laba bersih emiten serta harapan adanya kesepakatan mengenai debt ceiling menjadikan Dow di bulan Januari 2013 naik 4,5 persen. Artinya pertumbuhan terbaik January sejak 1997, dimana saat itu Dow Jones naik 5,7 persen.
IHSG pada perdagangan hari ini akan bergerak pada level support 4.392. Sedangkan resistance akan berada pada level 4.440.
"Setelah dua hari berturut-turut IHSG mengalami tekanan jual, meski value perdagangan tipis dan IHSG kembali berada di teritori netral, IHSG berpeluang mengalami rebound tipis di dalam perdagangan Rabu," kata Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang, Rabu (23/1/2013).
Adapun sentimen positif yang akan menopang IHSG menuju teritori hijau, yakni dukungan kenaikan Dow Jones Selasa sebesar 0,46 persen, stabilnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Selain itu, ekspektasi bagusnya laporan keuangan emiten sepanjang tahun.
Sementara itu, Indeks Dow Jones ditutup sangat positif. Padahal, diawal perdagangan Selasa waktu setempat sempat turun tipis akibat data Existing Home Sales bulan Desember yang turun 1 persen menjadi 4,94 juta unit. Namun, menjelang penutupan perdagangan akhirnya menguat sebesar 62,43 poin atau 0,46 persen diikuti turunnya The VIX sebesar 0,24 persen, yang ditutup pada level 12,43.
Itu didorong kuatnya pertumbuhan pendapatan dan laba bersih emiten serta harapan adanya kesepakatan mengenai debt ceiling menjadikan Dow di bulan Januari 2013 naik 4,5 persen. Artinya pertumbuhan terbaik January sejak 1997, dimana saat itu Dow Jones naik 5,7 persen.
IHSG pada perdagangan hari ini akan bergerak pada level support 4.392. Sedangkan resistance akan berada pada level 4.440.
(rna)
Lihat Juga :