GDP menyusut, resesi Spanyol cukup dalam

Rabu, 23 Januari 2013 - 17:36 WIB
GDP menyusut, resesi...
GDP menyusut, resesi Spanyol cukup dalam
A A A
Sindonews.com - Spanyol alami resesi yang dalam pada kuartal akhir 2012, setelah pemerintahan Perdana Menteri Mariano Rajoy menyetujui paket penghematan kelima kalinya dalam setahun untuk mengurangi defisit anggaran terbesar kedua di zona Eropa.

Bulletin bulanan yang dirilis Bank of Spain hari ini mengatakan Gross Domestic Product (GDP) Spanyol menyusut untuk kuartal keempat, berkontraksi sebesar 0,6 persen dari tiga bulan sebelumnya, ketika turun sebanyak 0,3 persen.

Rajoy berusaha untuk hindari bailout penuh seiring merosotnya ekonomi pada negara dengan perekonomian terbesar keempat di zona Eropa yang saat ini memasuki tahun kelimanya. Hal tersebut menganggu upaya Eropa untuk memenuhi target pengurangan defisit yang ditetapkan oleh Uni Eropa.

Sebelumnya, Bank Sentral Eropa berjanji untuk memberikan dukungan kepada negara-negara yang sedang berjuang untuk menurunkan yield, yang mungkin dapat menekan biaya pinjaman sampai negara itu pulih.

“Sulit untuk melihat pemulihan dalam waktu dekat. Pemotongan anggaran yang lebih banyak akan diperlukan kalau target defisit Spanyol dikurangi atau tidak oleh Uni Eropa,” kata kepala ekonom untuk Spanyol dari lembaga konsultan Analistas Financieros Internacionales, Sara Balina seperti dilansir dari Bloomberg, Rabu (23/1/2013).

Sementara untuk tingkat pengangguran pada kuartal keempat akan dirilis besok oleh INE, kemungkinan naik menjadi 26 persen, yakni satu dari tiga pengangguran di wilayah euro ada di Spanyol.

Vodafone Group Plc (VOD), yang memiliki 4.300 karyawan di Spanyol mengatakan, pekan lalu pihaknya akan memangkas 900 pekerjaan karena penurunan pendapatan. Sementara jaringan cabang bank menyusut karena adanya ribuan pemecatan sampai 2015.

Meski begitu, Menteri Ekonomi Spanyol, Luis de Guindos kemarin mengumumkan akan ada data yang defisit "positif" dalam beberapa minggu mendatang. "Langkah-langkah penghematan yang direncanakan Spanyol melalui 2014 akan cukup untuk memenuhi tujuan itu," katanya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
200.000 Orang Terinfeksi...
200.000 Orang Terinfeksi Corona di Spanyol, Tingkat Penyebaran Melemah
Hajar Prancis, Begini...
Hajar Prancis, Begini Potret Kemenangan Spanyol menuju Final Euro 2024
Bomber Atletiko Mineiro...
Bomber Atletiko Mineiro Hulk akan Segera Punya Anak Lagi!
6 Juta Orang Tanpa Akses...
6 Juta Orang Tanpa Akses Air Bersih karena Kekeringan di Catalonia, Spanyol
Spanyol Kewalahan Terima...
Spanyol Kewalahan Terima 2,3 juta Permohonan Kewarganegaraan, Ada Apa Gerangan?
Spanyol Hancurkan Kroasia...
Spanyol Hancurkan Kroasia 3-0
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
2 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
2 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
3 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved